SUARA BANDUNG - Bung Towel merasa ada fenomena buzzer yang membela Shin Tae Yong (STY) dan Erick Thohir.
Sebab, Bung Towel merasa tiap kali mengkritik kinerja Shin Tae Yong maupun Erick Thohir, ia menilai ada peran buzzer yang lantas menyerangnya.
Tanpa basa-basi, tudingan terkait Shin Tae Yong dan Erick Thohir tersebut dikeluarkan Bung Towel, bahkan ia mempertanyakan apakah STY adalah sosok pelatih yang anti kritik.
Sebab, selain menduga Shin Tae Yong maupun Erick Thohir memiliki fans garis keras, Bung Towel mendapati beberapa akun yang menyerangnya adalah akun-akun media sosial yang mencurigakan.
"Jadi pengalaman kalau saya mengkritisi, mempertanyakan, memberi catatan, misalnya tentang Shin Tae Yong atau Erick Thohir, biasanya saya diserang tuh," kata Bung Ropan dikutip dari kanal YouTube Gocek Bungtowel, Jumat (22/9/2023).
"Sama netizen, atau ya mungkin buzzer juga sih. Karena akun-akunnya memang nggak jelas kalau saya perhatikan," sambungnya.
Terlebih ketika ia akhir-akhir ini mengkritisi kinerja STY di Timnas Indonesia, mengingat beberapa perhelatan akbar timnas sedang berlangsung di akhir tahun 2023.
"Saya akui lah, pasti ada die hard fans-nya Shin Tae Yong pasti ada. Tapi juga ada dari sekian banyak itu, ada buzzer lah," kata dia.
Fenomena dugaan adanya buzzer ini lantas membuat Bung Towel curiga bahwa pelatih asal Korea Selatan tersebut bersifat anti kritik.
Baca Juga: Peringkat FIFA Timnas Indonesia Melejit, Bung Ropan: Mengancam Malaysia!
"Apakah Shin Tae Yong itu anti kritik? Kalau sampai anti kritik itu nggak bagus untuk iklim sepak bola, untuk iklim olahraga," tegasnya.
Sebab menurutnya, semua pelatih dalam olahraga pasti ada pengamat yang mengkiritisi dengan dasar yang jelas.
"Tapi kalau dampaknya sampai dengan serangan buzzer sampai ke anak, istri, ibu saya, itu yang nggak sehat. Nggak sehat untuk iklim sepak bola di Indonesia," tambahnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan
-
Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
-
Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor