SuaraBandungBarat.id - Nasi liwet identik dengan daerah Jawa Barat khususnya Cianjur. Orang Sunda mana yang tidak mengenal dan belum pernah makan nasi liwet, nyaris semua mengenalnya.
Nasi Liwet merupakan campuran nasi dengan berbagai bumbu, rempah, bawang dun, cabai, hingga ikan teri dimasak dalam satu wadah ketel atau kastrol.
Nasi liwet akan terasa lebih pas kalau dimasak di alam terbuka, di sawah bahkan di hutan.
Konon awalnya tradisi "ngaliwet" ini merupakan gambaran bagaimana masyarakat Sunda, Jawa Barat, pada zaman dahulu membawa bekal untuk sekeluarga pada saat pergi bekerja sebagai petani.
Perjalanan rumah dan sawah yang terbilang jauh, mengharuskan mereka membawa nasi dan lauk-pauk dalam satu wadah atau ketel sekaligus.
ketika jaman bergeser, kini menjadi tradisi di daerah Cianjur kalau masak-masak di alam bebas misalkan saat camping atau mengunjungi tempat wisata belum lengkap rasanya kalau tidak ada kegiatan "Nagliwet".
Bahkan di era kekinian, hidangan menu liwet ada di cafe-cafe bahkan restoran bergengsi.
Ada berbagai resep nasi liwet Sunda. Bahkan, sobat-sobat "liweter" pun tahu biasanya nasi liwet ditemani oleh berbagai lauk pauk gurih lainnya mulai dari sambal, ikan asin atau cumi asin goreng, lalapan, tahu tempe goreng, dan tidak ketinggalan kerupuk, bahkan lebih mantap bila disantap dengan jengkol goreng.
Nah, berikut ini ada resep nasi liwet Sunda sekaligus membantu kurangi rindu tanah parahyangan.
Baca Juga: China Sewot, Amerika-India Bakal Latihan Bareng Lagi di Wilayah Dekat Perbatasan
Bahan-bahan :
1kg beras, cuci bersih
1 lembar bawang daun, iris
1 siung bawang putih, iris tipis
1 batang sereh, geprek
1 lembar daun salam
Cabai rawit
1/2 Ons ikan teri, goreng dan sisihkan
Minyak goreng atau margarin
½ sdt garam
Bumbu penyedap secukupnya
Air untuk memasak nasi
Cara Membuat:
Resep nasi liwet sunda ini tergolong mudah karena cukup masukkan semua bahan dan aduk hingga rata.Masak nasi menggunakan ketel, atau kastrol.
Kalau pengen praktis bisa pake magicom.
Setelah air surut, tutup nasi dengan daun pisang, kecilkan api. setelah matang, siap disajikan.
Berita Terkait
-
Gugurkan Kandungan, Perempuan Cianjur Pesan Ojol dan Minta Kuburkan Janin
-
Miris, Sebanyak 12 Murid SD di Kabupaten Cianjur Positif HIV/AIDS
-
Tertular dari Orangtuanya, Belasan Anak di Cianjur Positif HIV/AIDS
-
Sudah Dicecar 80 Pertanyaan, Putri Candrawathi Bersikeras Sebagai Korban Pelecehan Seksual Brigadir J
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Taxi Driver dan Kritik Tajam tentang Hukum yang Gagal Melindungi Korban
-
5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Daily Run, Bantalan Empuk dan Langkah Lebih Responsif
-
Rekor 14 Tahun Terancam Buyar, Mental Jadi Titik Lemah Vietnam Jelang Duel vs Timnas Indonesia
-
Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
-
Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
-
Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?