/
Rabu, 07 September 2022 | 10:43 WIB
Profil Abdullah Azwar Anas (Wikipedia.org)

SuaraBandungBarat.Id - Presiden Jokowi hari Rabu, 7 September 2022 melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Istana Presiden.

Abdullah Azwar Anas sendiri menggantikan menteri sebelumnya Djahyo Kumolo yang sudah meninggal dunia.

Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si. lahir tanggal 06 Agustus 1973 di Banyuwangi, Jawa Timur.

Ia merupakan seorang politisi Indonesia yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sejak 13 Januari 2022. 

Azwar Anas juga pernah menjadi Bupati Banyuwangi yang memimpin sejak 21 Oktober 2010 hingga 17 Februari 2021. 

Ia dilantik menjadi bupati setelah mengalahkan 2 kontestan pemilihan kepala daerah lainnya yakni pasangan Ir. Djalaludin-Yusuf Nuris dan Emilia Contessa-Zaenuri. 

Sebelum menjabat sebagai bupati, ia pun pernah menjadi anggota MPR dan DPR RI.

Azwar Anas dibesarkan dalam lingkungan pesantren dengan agama yang kuat. Pendidikannya ditempuh dengan berpindah-pindah. 

Dirinya pernah masuk di MI Karangdoro, Tegalsari pada tahun 1980 MI Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura pada tahun 1982-1983 dan masuk MI Kebunrejo Genteng pada tahun 1983 hingga 1986. 

Baca Juga: Dielus-elus Calon Kuat Capres PDI Perjuangan, Kini Azwar Anas Jadi MenPAN-RB

Setelah itu, melanjutkan SMP di SMP Negeri 1 Genteng pada tahun 1986 hingga 1988 dan pindah ke SMP Negeri 1 Banyuwangi pada tahun 1988 dan tamat pada tahun berikutnya. 

Kemudian setelah tamat SMP, Azwar Anas hijrah ke Jember untuk melanjutkan SMA di SMA Negeri 1 Jember dan tamat pada tahun 1992. 

Pendidikan di perguruan tinggi ia jalani di IKIP Jakarta (Fakultas Teknologi Pendidikan) dan Fakultas Sastra Universitas Indonesia. 

Pendidikan Strata dua nya ia jalani di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia dan diselesaikan pada tahun 2005.

Anas juga pernah tercatat sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama masa bhakti 2000-2003, setelah memenangi pemilihan ketua umum pada perhelatan Kongres IPNU di Makassar, Sulawesi Selatan pada tahun 2000.

Wakil Rakyat

Load More