SuaraBandungBarat.id - Peristiwa pengeroyokan tiga mahasiwa Jurnalistik UIN oleh sejumlah orang yang tidak dikenal pada saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) kembali viral.
Meskipun, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi dua pekan lalu, namun video kasus dugaan pengeroyokan baru viral sejak Selasa malam, 13 September 2022.
Diketahui sebelumnya, Lokasi kejadian pengeroyokan tersebut di tempat parkir Fakultas Adab dan Humaniora, UIN SGD Bandung, Selasa (30/9) lalu.
Berdasarkan informasi, Pelaku pengeroyokan mahasiswa Jurnalistik UIN Bandung saat ini masih dalam buruan pihak kepolisian.
Mereka dicari polisi setelah tanpa ampun mengeroyok tiga mahasiwa Jurnalistik UIN yang saat itu tengah berkegiatan di kampus.
Aksi pengeroyokan mahasiswa jurnalistik ini kemudian viral di media sosial, lantaran saat kejadian ada yang merekam keberisangan pelaku pengeroyok.
Video penganiayaan mahasiswa lantas tersebar di sejumlah WhatsApp Group (WAG).
Dari rekaman video, korban dihajar sambil dicaci maki pengeroyok yang diduga adalah warga sekitar kampus.
Lokasi kejadian sendiri ada di tempat parkir Fakultas Adab dan Humaniora, UIN SGD Bandung, Selasa (30/9) lalu.
Korban yang “digulung” merupakan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Dari laporan polisi, ada tiga korban yang dikeroyok oleh para pelaku, masing-masing
berinisial M, H dan L.
Akibat dihajar ppengeroyok, ketiga korban mengalami luka dan memar di bagian wajah, kepala, dan bahu.
Dari informasi yang diperoleh, korban langsung melaporkan tindak penganiayaan yang mereka alami kepada polisi.
Sementara saat ini para pelaku masih dalam proses penyelidikan Polsek Panyileukan.
Kapolsek Panyileukan, Kompol Dadang Cahyadiawan mengatakan adanya peristiwa pengeroyokan pada mahasiwa Jurnalistik UIN Bandung.
"Tanggal 30 kejadian. Tanggal 1 (September) para korban bikin laporan," kata Dadang.
Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi terkait aksi pengeroyokan tersebut.
"Sudah diperiksa 4 orang saksi. Sampai saat ini masih memanggil saksi karena pelaku masih tersamar identitasnya," ujarnya.
Terkait penanganan kasus tersebut, Dadang memastikan proses hukum tetap berjalan, hingga diketahui siapa para pelaku penganiayaan mahasiswa UIN.
"Proses berjalan. Dari keterangan saksi-saksi belum bisa menunjukkan si A si B tersangkanya (pengeroyok)," ujarnya.
Polisi mengatakan akan segera memanggil pihak keamanan kampus, yakni sekuriti. Mereka akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
Dikatakan kapolsek, ada sekutiri yang mengetahui siapa pelaku pengeroyokan pada mahasiswa UIN.
"Sekarang mau panggil sekuriti (dimintai keterangan), katanya ada yang tahu (pengeroyok mahasiswa)," katanya.
Sebelumnya, dari informasi yang beredar, pengeroyok diduga dilakukan pemuda sekitar.
Kejadian pengeroyokan pada Selasa, 30 Agustus 2022 pukul 18.30 WIB.
Meski peristiwa pengeroyokan terjadi dua pekan lalu, namun video kasus dugaan pengeroyokan baru viral sejak Selasa malam, 13 September 2022.
Dalam rekaman video, pelaku dan lokasi kejadian tidak jelas lantaran minim pengcahayaan.
Akan tetapi, saksi yang merekam kejadian terdengar berteriak meminta tolong saat korban dipukuli.
"Eh tolongin dong! tolongin!," kata si perekam video.
Dalam video viral, ada narasi jika korban adalah mahasiswa Jurnalistik UIN Bandung.
"Penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah warga sekitaran kampus terhadap Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada bulan Agustus kemarin," tuturnya.
Sumber : Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Bukan LCGC, Mobil 7 Penumpang Penggerak RWD Ini Cuma Rp60 Jutaan Jelang Lebaran 2026
-
Produsen Mie Sedaap Bantah Ada PHK Jelang Lebaran 2026
-
Spesifikasi iQOO 15R: HP Gaming Snapdragon 8 Gen 5 dengan Layar 144 Hz
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Emas Lagi Gila, Dunia Lagi Takut: Safe Haven atau FOMO Massal?
-
Sulit Bangun Tengah Malam untuk Salat Tahajud? Coba 7 Cara Ini
-
Usai Aniaya Bripda Dirja Pratama Hingga Meninggal, Bripda Pirman Antar ke RS
-
Rekomendasi Game Seru Untuk Ngabuburit Nunggu Buka Puasa
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Kapan Jadwal WFA, Libur, dan Cuti Bersama Lebaran 2026? Cek Tanggal Resminya dari Pemerintah