SuaraBandungBarat.Id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi meluncurkan platform Rapor Pendidikan Indonesia.
Sudahkah Anda mengetahui apa itu Rapor Pendidikan?
Platform Rapor Pendidikan merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Episode ke-19.
Platform ini menampilkan data kualitas satuan pendidikan atau daerah yang didapatkan dari berbagai asesmen dan survei nasional.
Kehadiran Rapor Pendidikan untuk menyempurnakan rapor mutu sebelumnya.
Dengan menggunakan platform ini, satuan pendidikan tidak perlu melakukan pengisian data ke aplikasi, data diambil dari berbagai sistem dan sumber data yang ada, meliputi data Dapodik, SIMPKB, AN, BPS dan sumber lainnya yang relevan.
Keuntungan Menggunakan Rapor Pendidikan
Mengutip dari Buku Saku Rapor Pendidikan Indonesia, ada beberapa keuntungan menggunakan platform Rapor Pendidikan, yakni sebagai berikut:
1. Dapat dijadikan sebagai dasar analisis, perencanaan dan tindaklanjut peningkatan kualitas pendidikan.
2. Menjadi satu-satunya platform untuk melihat hasil Asesmen Nasional.
3. Alat ukur berorientasi pada mutu dan pemerataan hasil belajar sebagai output.
4. Instrumen pengukuran untuk evaluasi sistem pendidikan secara menyeluruh, mulai dari evaluasi internal dan eksternal.
5. Sumber data objektif dan andal, sebab laporan disajikan secara otomatis dan terintegrasi
6. Menyajikan data terpusat, sehingga satuan pendidikan tidak perlu lagi menggunakan aplikasi lain sehingga dapat meringankan beban administrasi.
Baca Juga: Bawa Belati saat Demo Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Ini Terancam 10 Tahun Bui
Siapa yang Boleh Akses Rapor Pendidikan?
Platform ini hanya bisa diakses oleh kepala dan operator satuan pendidikan serta pejabat dinas yang ditunjuk.
Jelas bahwa pelajar tidak bisa mengakses platform yang dilundurkan Kemendikbudristek ini.
Untuk sementara, tenaga pendidik, satuan pendidikan dan kantor wilayah dibawah Kementerian Agama, Satuan Pendidikan Satu Atap (SLB Satu Atap dan PKBM Satu Atap) belum bisa mengakses platform ini.
Kepala atau operator satuan pendidikan bisa mengakses platform inin dan menjadikannya sebagai acuan sebelum melakukan perencanaan anggaran tahunan satuan pendidikan.
Selain itu, Rapor Pendidikan juga bisa diunduh dalam bentuk laporan berkas Excel. Tentu ini akan memudahkan satuan pendidikan dalam memeriksa dan menganalisis isi dari platform.
Cara Akses Rapor Pendidikan
Berikut ini panduan atau cara mengakses Rapor Pendidikan.
1. Buka situs https://www.raporpendidikan.kemdikbud.go.id/
2. Klik 'Masuk sebagai Satuan/Dinas Pendidikan'
3. Pilih akun Google dengan alamat email yang memiliki akhir @dinas.belajar.id atau @admin.jenjang.belajar.id
4. Selanjutnya masukkan kata sandi Anda
Kesulitan Mengakses Rapor Pendidikan
Jika Anda mengalami kendala saat masuk ke platform Rapor Pendidikan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
1. Pastikan akun Belajar.id yang Anda pilih berakhiran @dinas.belajar.id, @admin.jenjang.belajar.id atau @guru.jenjang.belajar.id
2. Periksa status akun Belajar.id milik Anda, pastikan akun tersebut aktif dan sudah terdaftar agar bisa mengakses Rapor Pendidikan
3. Jika sudah memeriksa dua poin di atas namun masih belum bisa masuk, hubungi layanan Bantuan Rapor Pendidikan dengan klik tombol Hubungi Kami di bagian bawah halaman utama platform Rapor Pendidikan.
Demikian penjelasan mengenai apa itu Rapor Pendidikan dan bagaimana cara mengaksesnya. Semoga bermanfaat!
Sumber: suara.com
Berita Terkait
-
Selamat! Indonesia Raih 3 Medali di Kejuaraan Menembak
-
Perkuat Inklusi Keuangan, Holding UMi Beri Akses Layanan Keuangan Lebih Dekat dan Lengkap
-
Lolos ke Piala Asia, Timnas Indonesia U-20 Belum Sempurna, Masih Punya Tiga PR
-
Lolos ke Piala Asia U-20 2023, Berikut 3 Pekerjaan Rumah yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia U-19
-
Tayang Malam Ini, Intip Deretan Bintang Tamu KDI 2022
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
6 Rekomendasi Two Way Cake Lokal Terbaik High Coverage, Mulai Rp30 Ribuan
-
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai
-
Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar
-
Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa??
-
Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota
-
15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator
-
Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?