/
Rabu, 21 September 2022 | 18:11 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso ((Suara.com/Novian))

SuaraBandungBarat.id - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengungkapkan jika pihaknya memiliki data tentang penggunaan aliran dana judi online oleh sejumlah anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Aliran dana itu diduga telah digunakan sejumlah anggota Polri untuk berbagai keperluan, di antaranya menyewa pesawat jet pribadi, membiayai perjalanan ke luar negeri, membeli kamera dan cerutu.

"Oh iya, kami punya datanya. Cerutu ada banyak lagi, tidak hanya di diagram," kata Sugeng, Selasa (20/9/2022).

"Membelikan kamera, biaya ke Amerika, jabatan-jabatan yang sangat strategis juga. Kami datanya ada."

Bahkan Ia juga mengakui memiliki data transaksi penggunaan aliran dana tersebut.

"Oh iya, kami punya datanya. Cerutu ada banyak lagi, tidak hanya di diagram," kata Sugeng dalam, Selasa (20/9/2022).

"Membelikan kamera, biaya ke Amerika, jabatan-jabatan yang sangat strategis juga. Kami datanya ada."

Ia juga mengaku memiliki data transaksi penggunaan aliran dana tersebut.

"Tanggal-tanggalnya ada lagi, tanggal-tanggal dananya itu dibayarkan," ujar Sugeng.

Baca Juga: Meski Punya Cicilan Gede, Jessica Iskandar Ogah Ambil Job di Jakarta Karena Alasan Ini

Sugeng juga mengungkapkan, IPW memiliki data aliran dana Konsorsium 303 kepada sejumlah nama anggota Polri.

"Ada di dalam aliran yang sangat rumit," jelasnya.

"Ini semua benang merahnya ada, bukan mengada-ada."

Dalam upayanya, Ketua IPW mendukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membersihkan institusi Polri.

Ia mengatakan, IPW menemukan nama-nama yang sama yang ada dalam data aliran keuangan dan para anggota polisi yang dipecat atau dijatuhi sanksi PTDH dalam sidang kode etik, serta nama-nama di Satuan Tugas Khusus (Satgasus).

"Ini tidak kebetulan. Penyidikan akan bisa menjelaskan itu," ujar Sugeng.

Load More