SuaraBandungBarat.id – Korea Selatan sedang berduka lantaran event Halloween yang diadakan di Itaewon, Seoul berbuah tragedi. Acara yang seharusnya menjadi ajang hiburan bertema hantu dan supranatural ternyata memakan ratusan korban jiwa.
Dilansir dari YouTube Suaradotcom pada Minggu (30/10/2022), tampak kerumunan masyarakat yang merayakan acara tersebut saling berdesakan di jalanan sempit gang tempat hiburan. Akibatnya, banyak orang yang tergencet, kehabisan oksigen, pingsan, hingga meninggal dunia.
Pesta atau festival Halloween ini merupakan yang pertama kalinya digelar setelah Covid – 19 membuat negara tersebut harus menerapkan kebijakan lockdown. Kemungkinan hal inilah yang membuat antusias masyarakat meledak dan membanjiri event bertema hantu ini.
Tragedi Itaewon terjadi pada pukul 22.20 malam setempat di mana acara sedang mencapai puncak karena event Halloween lebih hidup saat malam hari menjelang tengah malam. Dengan menggunakan topeng dan kostum tema hantu dan monster, masyarakat datang beramai – ramai.
Kepala Pemadam Kebakaran Yongsan, Choi Sung Beom menyatakan bahwa setidaknya terdapat 150 orang luka – luka akibat tergencet oleh kerumunan pada acara Halloween di Itaewon. Hal tersebut terjadi lantaran masyarakat yang membludak datang ke satu jalanan kecil.
“Banyak orang terjatuh saat festival Halloween, dan ada banyak korban”, ungkap Choi.
Kepala damkar tersebut juga melanjutkan, di antara para korban luka – luka tersebut banyak yang berada di kondisi kritis dan harus menerima pertolongan pertama hingga dilarikan ke rumah sakit.
Menurut Choi, Korban jiwa berjatuhan di dekat kelab malam dan banyak wanita yang menjadi korban tragedi mengenaskan ini. Meski terdapat polisi yang ditugaskan untuk menjaga tempat tersebut agar tak terjadi kekacauan, dikatakan bahwa polisi mengalami kesulitan.
Saksi mata di tempat kejadian juga mengatakan bahwa sempat terjadi kekacauan sebelum akhirnya festival tersebut berubah menjadi tragedi Halloween Itaewon. Dikabarkan bahwa semakin larut masyarakat di tempat kejadian menjadi semakin tidak sabar dan tidak patuh.
Hingga saat ini, korban berjatuhan hingga ratusan orang dan dikabarkan setidaknya terdapat 149 korban jiwa. Tragedi ini membuat seluruh dunia heboh dan media sosial dipenuhi dengan tagar #PrayForItaewon. (*)
Sumber: YouTube Suaradotcom
Berita Terkait
-
Kronologi Tragedi Pesta Halloween di Itaewon, Jang Hansol Korea Reomit Hampir Ikut Hadir, Bersyukur Selamat dari Tragedi
-
Ini Sungguh Tragis! Kata Presiden Korea Selatan Terkait Pesta Halloween Itaewon
-
Hukum Merayakan Halloween dalam Islam, Ini Penjelasan MUI
-
Rachel Vennya Cosplay Marilyn Monroe, Rambut Pirang dan Lipstik Merah Bikin Pangling
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik