- Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyoroti video viral debt collector di media sosial.
- Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026, terkait fenomena pengecekan kendaraan pengangsur.
- Misbakhun mengingatkan debitur agar tertib membayar cicilan demi menghindari dampak buruk terhadap riwayat pinjaman keuangan.
Suara.com - Belakangan ini ramai diperbincangkan di sosial media sebuah vidio yang menampilkan oknum yang diduga debt collector melakukan pengecekan nomor mesin kendaraan dari pengangsur.
Hal itu menuai respon beragam, termasuk dari anggota legislatif.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengaku fenomena itu kini menjadi sorotan komisinya yang membidangi urusan keuangan.
Dia mengatakan hal ini harus menjadi fokus bersama untuk dicari jalan keluarnya.
Oleh karena itu, Misbakhun mengingatkan kepada para pengangsur untuk tertib melakukan pembayaran agar peristiwa serupa tidak terulang.
"Kewajiban-kewajiban para penyicil, para pemilik, para penunggak kredit ini, kan, harus dijalankan," kata Misbakhun di Jakarta pada Minggu, (23/8/2026).
Ia mengkhawatirkan, jika pengangsur tidak tertib melakukan pembayaran maka akan menimbulkan catatan yang tidak baik sebagai debitur.
"Tentunya (nantinya para debitur) akan sulit mendapat pinjaman yang lain di sektor keuangan," katanya.
Saat ditanya mengenai apakah tindakan debt collector itu di luar kerangka hukum atau tidak, politisi Partai Golkar ini tidak menjawab secara tegas.
Baca Juga: DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
"Ya sudah, lah. Biar, kita, itu," ungkapnya.
Reporter: Alif Bintang
Berita Terkait
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu