SuaraBandungBarat.id- Youtuber Atta Halilintar memilih bungkam terkait laporan yang dilakukan oleh para korban robot trading Net89 beberapa waktu lalu.
Atta menjadi salah satu dari lima publik figur Indonesia yang dilaporkan lantaran diduga menerima aliran dana dari robot trading Net89.
Seperti diketahui Atta Halilintar menerima uang sebesar Rp2,2 miliar hasil dari lelang headband yang dibeli oleh Reza Paten.
Atta Hlilintar mengatakan, pihaknya enggan berkomentar terkait persoalan tersebut lantaran takut tidak tepat.
“Biar nanti pihak berwajib yang omongin yah, aku takut salah ngomong,” katanya seperti dikutip dari KH INFOTAINMENT, Selasa (1/11/2022).
Sebelumnya, Atta Halilintar melalui instastory di akun instagram miliknya @attahalilintar melakukan klarifikasi terkait hal tersebut.
“Assalamualaikum temen2yang nanya saya terkaitan saya sama robot2 trading yang ada diberita hari ini,” katanya seperti dikutip dari akun instagram Atta Halilintar @attahalilintar, Kamis (27/10/2022).
Ia menjelaskan, saat itu pihaknya tengah melakukan lelang barang yang diperuntukkan untuk pembangunan tempat penghafal Al-Qur’an dan membantu pembangunan masjid.
“Jadi pada saat itu saya melakukan lelang barang bersejarah saya yg paling pertama (headband) Dengan Tujuan Dana hasil lelang itu akan digunakan untuk membantu pembangunan tempat Penghafal ALQURAN dan Juga membantu pembangunan MASJID,” katanya.
Baca Juga: Xiaomi Luncurkan Mi 67 W Dual Port GaN Charger, Hadir Dengan Dukungan UFCS
Dalam unggahannya tersebut ia menegaskan, dirinya tidak memungkinkan untuk bertanya pada peserta yang mengikuti lelang tersebut terkait asal usul uang yang digunakan untuk ikut lelang.
“Pada saat itu tidak mungkin saya tanya satu2 semua yang nge bid kamu dapat uang dari mana ikut lelang ini.Apalagi ini lelang terbuka kan..,banyak yg mengikuti lelang itu dan akhirnya ditutup dengan tanggal dan jam yang sudah di tentukan,” katanya.
“jadi kalau dibilang saya main Robot trading atau ada ada di dalam robot trading Net 89. Saya sama sekali tidak mengerti dan tidak pernah ikut Trading2 Robot,” tegasnya.
Ia berharap, dengan klarifikasi yang dilakukan tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak ikut serta dalam bisnis robot trading tersebut.
“Semoga ini semua jelas. dan berita2 diluar sana tidak menggoreng menggunakan nama saya seperti saya yang main robot trading atau menipu. Terima kasih semoga Tuhan berkahi kita semua,” tutupnya. (*)
Sumber: YouTube KH INFOTAINMENT
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan