Bukan itu saja, Denise Chariesta secara tak langsung menyindir rekan artis, terutama pihak RD yang sebelumnya dinilai pencitraan.
"Di akhirat nanti, yang ditanya bukan nama baik, tapi niat baik lo," kata Denise Chariesta menjelaskan.
Dikatakan Denise Chariesta, percuma orang-orang terus menjaga nama baik, tetapi di belakang itu ada keburukan yang ditutupi.
"Percuma kalau nama lo baik, tapi hati dan kelakuan busuk," katanya.
Saat ini yang dibutuhkan Denise Chariesta hanya Sang Pencipta dan keluarganya.
"Pokoknya intinya gua akan menuntaskan ini, ini udah menjadi misi dalam hidup gua."
"Gua nggak perlu temen dari dunia publik figur."
"Gua cuman butuh Tuhan dan orang tua dan keluarga gua," tegasnya.
Bahkan Denise Chariesta menyindir dan mengaku tak bisa menjadi sosok yang munafik seperti RD dan LunMay.
"Kalau misalkan butuh nama baik buat cari makan mah kasian banget jadi orang munafik," kata dia.
Denise Chariesta blak-blakan tidak membutuhkan memperjuangkan karir jika yang dilakukan didapat dengan jalan salah.
"Gua nggak bisa ketawa karier seperti mereka, gua mau hidup apa adanya, gua ngomong apa yang gua rasa," ucap Denise Chariesta.
"Gua ceritain kisah hidup gua biar gua bisa melanjutkan hidup dengan plong dan bahagia seperti sekarang," imbuhnya.
Denise Chariesta bahkan ngotot dan gencar untuk menyelesaikan masalah dengan RD dan keluarga.
"Pokoknya keputusan gua sudah bulat, semua yang mencoba menghalangi gua, maupun temen sedeket apapun, mendingan jauhin gua."
"Gua mau ini semua tuntas, karena gua udah memulai dan gua akan menuntaskan."
"Gua merasa kalau bukan gua, siapa lagi?" ucapnya.
Dalam misinya membongkar sosok RD, Denise Chariesta meminta masyarakat dan teman-temannya tidak ikut campur dan memberikan nasihat untuknya.
"Udah deh, mendingan jangan ikut campur," kata Denise Chariesta.
"Udah nggak usah sok-sok menasihati gua apa segala macem," tutup Denise Chariesta. (*)
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Lakukan Polling untuk Tayangkan Podcast Denise Chariesta, 90 Persen Hasilnya Mengejutkan
-
Denise Chariesta Singgung Soal Anak Akibat dari Hubungannya dengan RD : Udah Cerita di Podcast Densu Gak Ditayangin
-
Dipanggil tapi gak dipake, Denise Chariesta Ingatkan Tarif Rp2 Juta ke Denny Sumargo hingga Curigai Pengaruh RD
-
Denise Chariesta Senggol RD Lagi, Kini Blak - blakan Bongkar Rahasia RD yang Sering Ajak Check in
-
Parah! Istri Sunan Kalijaga Tahu Video Call Suaminya dengan Denise Chariesta: Labrak aja, emang bener lo HIV?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar