SuaraBandungBarat.id - Pinkan Mambo menjadi buah bibir di berbagai platform sosial media. Pasalnya ia sering menyinggung dan menjelek-jelekan artis lainnya.
Lesti Kejora dan Rizky Billar, juga turut disenggol Pinkan Mambo. Tak tanggung, Pinkan Mambo menyebut bahwa Lesty kurang cantik.
Dalam video keterangan pers, Iis Dahlia yang dinilai dekat dengan Lesty Kejora dan Rizky Billar ditanyai oleh wartawan mengenai hal tersebut.
"Soal Pinkan Mambo yang (menjelek-jelekan) Lesty gimana bun?" tanya wartawan.
"Ya kita tahu lah Pinkan. Ya sudah begitulah Pinkan, sudahlah," kata Iis Dahlia dilansir dari Intens Investigasi, Sabtu (3/12/2022).
Iis Dahlia menganggap bahwa Pinkan Mambo memang begitu. Ia menilai Pinkan sedang membangun kembali citranya dihadapan setelah lama menghilang.
"Pinkan pengen nge-branding dirinya. Yaudah biaarin aja sih. Kasihan, biar ada kerjaan," tambahnya.
Sebelumnya, Pinkan Mambo memang sdah lama menghilang dari dunia entertaiment. Ia kembali muncul saat diundang menjadi guest stars di salah satu konser musik.
Iis Dahlia pun enggan membandingkan sosok Pinkan Mambo dulu dan sekarang ini, karena semua orang pasti sudah bisa menilainya sendiri.
Baca Juga: Dicegat saat Sekolah, Siswi SD di Jatinegara Nangis Kejer Dilecehkan Pria Berkaus Merah
"Ya sudah Pinkan. Pinkan dulu seperti itu, Pinkan sekarang oh seperti ini. Tapi, tetap Pinkan, karena Pinkan memang kayak gini," imbuh pedangdut 50 tahun ini.
Bahkan, Iis Dahlia selalu terhibur ketika bertemu dengan Pinkan Mambo ketika bekerja. Ia tidak ingin menghalangi mantan Duo Ratu itu mengekspresikan diri.
"Ya sudah biarin aja sih. Aku ada beberapa kali talkshow bareng dia juga ketawa-ketawa aja," pungkas Iis Dahlia.(*)
Artikel ini perdana tayang di suara.com dengan judul "Pinkan Mambo Sindir Lesti Kejora Kurang Cantik, Iis Dahlia: Biarin, Biar Ada Kerjaan"
Berita Terkait
-
Uya Kuya Sebut Sikap Kontroversial Pinkan Mambo PIlihan Masing-masing
-
Disindir Pinkan Mambo, Maia Estianty Tak Bereaksi: Jangan Tanggapi dengan Otak Emosi
-
Pinkan Mambo Sindir Lesti Kejora Kurang Cantik, Iis Dahlia: Biarin, Biar Ada Kerjaan
-
Perhatian Ayah Lesti Kejora pada Anak Bikin Baper, Warganet: Bapaknya Sayang Anak, Anak Sayang Suami
-
Sesali Ledek Penampilan Lesti Kejora Jelek, Pinkan Mambo: Sayang Bakal Jualan Pisang Lagi, Ingin yang Halal
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba