SuaraBandungBarat.id-Pasca malam pergantian tahun baru volume sampah di Kabupaten Bandung Barat mengalami kenaikan sebanyak 20 sampai 30 persen dari biasanya.
Kasubag TU UPT Kebersihan DLH KBB, Syahria menjelaskan, biasannya dalam kondisi normal sampah yang diangkut sebanyak 160 ton perhari.
"Lonjakan sampah meningkat hingga 20 sampai 30 persen, banyaknya sampah kebanyakan di daerah wisata seperti Lembang," katanya, Senin (2/1/2023).
Ia menambahkan, untuk menangani penumpukan sampah tersebut pihaknya mengoperasikan sejumlah armada sampah untuk memaksimalkan pengangkutan.
"Unit personil yang diturunkan armada pick up lima unit, armada truck 18 meter kubik tiga unit dengan jumlah personil 18 orang petugas piket," jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, sejauh ini pihaknya masih mendapatkan sejumlah hambatan untuk mengangkut sampah tersebut secara maksimal lantaran aktivitas jalan masih ramai.
"Untuk pengangkutan sampai sekarang masih terkendala dikarenakan kepadatan, lalulintas selama liburan dari natal dan tahun baru kemarin," jelasnya.
Ia menyebut, kawasan wisata sendiri belum tertangani maksimal dikarenakan masih ada aktivitas wisatawan khususnya di tempat wisata maupun hotel.
"Banyak kunjungan hotel dan restoran pasti volume pengunjungnya banyak jadi belum bisa ditangani sepenuhnya. Masih ada penumpukan di tempat wisata dan resto serta lain sebagainya," katanya.
Baca Juga: Deretan Rekor Minor Chelsea Usai Gagal Taklukkan Nottingham Forest, Nomor 3 Amat Memprihatinkan
Ia menegaskan, kondisi penumpukan sampah tersebut bakal tertangani maksimal dalam dua pekan ke depan. Terlebih jika kondisi TPAS Sarimukti tidak ada kendala apapun.
"Paling seminggu saja sudah pulih dan kembali normal berhubung di TPA Sarimukti ada kendala antrian dan lain sebagainya ya di prediksi 2 Minggu sudah pulih kalau lancar," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk
-
SEHATI Bantu Orang Tua Kenali Risiko Perilaku Anak Sejak Dini
-
May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi
-
Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya
-
Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi
-
Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization
-
Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Langkah Agresif Bank Sumsel Babel, Lelang Aset Digelar Serentak di Tiga Wilayah