/
Selasa, 03 Januari 2023 | 15:39 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui di kawasan Sarinah (Suara.com/Achmad Fauzi). (Suara.com)

SuaraBandungBarat.id -Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax memang sudah seyogianya turun. Hal ini mengacu pada penurunan harga minyak dunia yang terus mengalami tren penurunan terutama sejak pertengahan tahun lalu.

Erick mengatakan bahwa hal ini merupakan bukti konkret bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat. 

"(Pertamax) ini BBM harga pasar sebenarnya, jadi bukan BBM yang dibantu pemerintah. Itu pun pemerintah membantu melalui Pertamina sampai Rp 10 triliun dari Januari sampai Agustus 2022. Baru, waktu itu ada kenaikan," jelasnya.

Dilansir dari Republika, pemerintah memutuskan kembali menurunkan harga jual Pertamax dari Rp 13.900 per liter menjadi Rp 12.800 per liter menyusul penurunan harga minyak dunia yang menyentuh 79 dolar AS per barel.
Erick mengatakan, koordinasi antarpemangku kebijakan merupakan hal yang harus dilakukan mengingat peran vital Pertamina dalam menyalurkan BBM ke seluruh Indonesia.

"Kalau ada perubahan harga di Pertamina yang merupakan market paling besar itu turunannya tidak seperti yang kelola hanya lima SPBU. Pertamina ada kilang hingga SPBU. Prosesnya perlu waktu tapi itu pun kita sudah percepat," pungkasnya.

(*)

Load More