Hal ini menunjukkan bahwa seorang yang setiap harinya melakukan ibadah, seolah-olah sudah memiliki kedudukan yang begitu tinggi di sisi Allah SWT.
Jika sudah ditakdirkan melakukan kesalahan oleh Allah, maka ia tidak akan dapat terhindar dari melakukan kesalahan tersebut.
Barshisha al-‘Abid, begitulah orang-orang memberi gelar kepadanya. Predikat itu disematkan karena ia memang orang yang sangat tekun beribadah.
Bahkan, sampai-sampai malaikat pun terkagum atas ibadahnya. Ia juga merupakan seorang guru spiritual yang ulung.
Konon ia memiliki 60.000 murid yang semuanya berilmu tinggi dan memiliki keramat bisa terbang. Namun, di tengah kekaguman para malaikat itu, lantas Allah mengherankannya dengan berkata kepada para malaikat:
“Gerangan apa yang membuatmu begitu terkagum akan Barsisha. Padahal di dalam pandangan hakikatku, ia tak ubahnya seperti setan yang terkutuk.” Syahdan, Malaikat pun tercengang mendengarnya. Mereka mulai menerka-nerka akan takdir apakah yang membuatnya tersungkur ke dalam lembah derajat setan yang hina dina.
Singkat cerita di akhir hayatnya barshisha tergoda oleh rayuan syaitan. Mulai berbuat zina, membunuh wanita yang dizinahi dan pada puncaknya ia menyekutukan Allah SWT. Naudzubillah.
Para hadirin yang dirahmati Allah SWT.
Sebagai hamba Allah SWT yang selalu melakukan kesalahan demi kesalahan, tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali bertaubat dan kembali ke jalan Allah SWT.
Baca Juga: 3 Tempat Wisata Hits di Subang Sepanjang 2023, Cocok Buat Healing bersama Pasangan
Dengan bertaubat kepadanya, besar harpannya dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT.
Dalam sebuah hadist Qudsi disebutkan:
: ! !
“Wahai keturunan Adam, sesungguhnya selagi kalian berdoa dan berharap kepadaku, maka aku akan mengampuni dosa-dosa kalian dan aku tiada perduli. Wahai keturunan Adam andai dosa kalian sampai menyentuh awan-awan di langit, kemudian kalian meminta maaf kepadaku, maka aku akan mengampuni kalian. Wahai keturunan Adam andai kalian mendatangiku dengan kesalahan yang memenuhi bumi kemudian kalian mendatangiku, tidak menyekutukanku, maka aku akan datang dengan ampunan yang memenuhi bumi.” (HR. at-Turmudzi)
Maka dari itu kita sangat perlu untuk mengetahui hakikat taubat.
Hakikat taubat sebagaimana disampaikan Syaikh Muhammad Syakir as-Sakandari dalam karangannya Washoya al Aba’ lil Abna’, kitab yang menjadi mata pelajaran hampir di setiap pesantren yang ada di Indonesia:
.
“Taubat dari dosa tidak cukup hanya dengan kata-kata yang terucap, akan tetapi hakikat taubat adalah pengakuanmu dihadapan Allah SWT atas kesalahan yang kamu lakukan. Pengakuanmu bahwa kamu adalah pendosa yang berhak dihukum dengan hukuman yang telah dipastikan oleh Allah karena dosa itu. Merasa bersalah dan menyesal atas dosa yang dilakukan serta berjanji kepada Allah untuk tidak mengulangi dosa yang sama untuk selamanya. Kemudian dengan penuh harap meminta kepada Allah supaya dimaafkan dosa yang telah lalu. Jika Allah berkehendak maka Allah akan memberi ampunan. Jika berkehendak Allah akan memberikan hukuman.”
Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT
Semoga dosa-dosa yang telah kita lakukan diampuni oleh Allah SWT. Dan kita bisa meningkatkan kwalitas takwa kita kepada Allah SWT setiap harinya.
.
(: )
Khutbah II
. . . . . . . !
Demikian materi khutbah jumat tentang hakikat taubat, semoga bermanfaat.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay