SuaraBandungBarat.id - Seperti yang telah kita ketahui, tidur merupakan salah satu kebutuhan terpenting manusia, selain makan dan minum. Orang dewasa umumnya memerlukan 7 sampai 9 jam tidur untuk menjaga tubuh tetap bugar.
Akan tetapi, masih banyak orang yang tidak dapat memenuhi waktu tidur dikarenakan hal-hal seperti, kurangnya kualitas tidur, tanggung jawab pekerjaan, hingga gangguan tidur.
Ketika kurang tidur, kita akan merasa lelah, mengantuk, mudah marah, dan kurang fokus pada keesokan harinya. Memang hal itu bisa ditanggulangi dengan minum stimulan seperti kafein.
Namun, apakah kamu tahu, dalam jangka panjang kurang tidur akan membawa efek yang sangat berbahaya bagi tubuh? Dikutip dari berbagai sumber, berikut 3 bahaya kurang tidur dalam jangka panjang.
1. Kesehatan Mental
Dalam jangka panjang, kurang tidur bisa banget memengaruhi kesehatan mentalmu loh. Kurang tidur sehari saja kita akan mulai merasa mudah marah, kan? Nah, dalam jangka panjang efek itu akan menjadi lebih parah.
Kita mulai merasa tidak sabaran hingga perubahan mood yang parah. Hingga yang paling parah kurang tidur dalam jangka panjang dapat memicu halusinasi, lho! Selain itu, kurang tidur juga dapat memicu anxiety, depresi, paranoia, hingga keinginan untuk bunuh diri.
2. Sistem Imun Terganggu
Tidur sama pentingnya dengan makan dan minum. Manusia perlu tidur untuk memproduksi sistem antibodi dalam tubuh. Ketika kurang tidur, tubuh tidak bisa memproduksi sistem imun tersebut sehingga tubuh kita tidak bisa bertahan dari serangan bakteri dan virus. Dalam kasus yang lebih parah, kurang tidur dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko diabetes mellitus dan penyakit jantung. Ih ngeri, ya?
3. Gangguan sistem pencernaan
Tidur sangat memengaruhi sistem pencernaan kita, lho! Kalian pasti sudah tidak asing dengan istilah night time snack, kan? Nah, hal itu terjadi karena tidur memengaruhi tingkat hormon leptin, yang mengontrol rasa kenyang, dan ghrelin, yang mengontrol rasa lapar kita.
Kurang tidur membuat tubuh lebih banyak memproduksi ghrelin dan mengurangi produksi leptin. Begadang akan membuat kita ingin makan terus. Apalagi dengan efek rasa lelah dari kurang tidur membuat kita melewatkan olahraga, yang mana, akan meningkatkan resiko obesitas pada manusia. (*)
Berita Terkait
-
4 Tempat Ini Cocok Untuk Kamu yang Sedang Jenuh Dengan Aktifitas Sehari-hari
-
3 Masalah Mental yang Kerap Menyerang Kaum Milenial, Pernah Mengalami?
-
Sering Tidur Larut Malam? Berikut Efek Begadang Bagi Kesehatan Tubuh
-
Diduga Capek Kerja, Aksi Pegawai Indomaret Ngamuk Rusak Dagangan Dicap Mental Tempe: Enak Nganggur Bang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Arema FC Pinjam Mauro Zijlstra dari Persija, Lini Serang Makin Tajam?
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja
-
Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI
-
Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya
-
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade