SuaraBandungBarat.id - Gerhana Matahari Total dan Gerhana Hybrid (Gerhana Matahari Cincin) akan terjadi pada tanggal 20 April 2023, fenomena alam luar biasa ini atas kehendak dan keagungan Allah yang dapat dilihat di seluruh wilayah Indonesia.
“Gerhana matahari bisa terjadi di akhir bulan Qamariyah pada fase bulan mati, atau ijtimak atau ada yang menyebut juga konjungsi. Itu pun baru terjadi kalau posisi matahari, bulan, dan bumi dalam satu garis ekliptik atau zodiak yang sama dan derajat yang sama,” terang KH Sirril Wafa, Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), dikutip dari Website NU Online (11/4/2023).
Seluruh Masjid di Indonesia secara serentak akan mengumandangkan Gema Takbir, Istighfar, Sholat Gerhana Matahari, dan Shodaqoh Gerhana Matahari dengan rangkaian ibadah sebagai berikut:
08:30 WIB: Mulai Mempersiapkan Pengumuman Akan Terjadi Gerhana Matahari Hybrid (Total sekaligus Cincin).
09:00 WIB: Gema Sayyidul Istigfar dan Siap-siap Takbir Gerhana.
09:27 WIB: Mengumandangkan Gema Takbir Gerhana (Mulai ada Objek Bulan Menutupi Matahari).
10:30 WIB : Mengucapkan Asholaatu Jaami'ah (Mulai Kondisi Meredup Kegelapan).
10:35 WIB: Sholat Gerhana Matahari.
11:00 WIB: Khutbah Gerhana Matahari.
Baca Juga: Raffi Ahmad Singgung Ayu Ting Ting di Depan Nagita Slavina, Reaksi Mbak Lala Bikin Salfok
11:30 WIB: Melanjutkan Gema Takbir hingga akhir Gerhana terbuka kembali, diiringi dengan Shodaqoh Gerhana, dilanjutkan dengan Mengumandangkan Gema Adzan Zuhur dan Sholat Zuhur.
12:00 WIB: Sholat Zuhur.
12:15 WIB: Memperbanyak Sayyidul Istighfar memohon Ampunan kepada Alloh dan Sesama Makhluk.
12:30 WIB : Lihat kembali Matahari apakah sudah terbuka bersinar.
Dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, Nabi Shallallaahu 'alaihi wassallam bersabda:
_Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo'alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah._
(HR. Bukhari No. 1044)
Rangkaian fase Gerhana Matahari Total dan Cincin secara Global:
1) Mulai Fase Awal P1: 08:34:16 WIB.
2) Fase Umbra (Gelap): 09:36:57 WIB hingga 12:56:36 WIB.
3) Fase Akhir P4 Rangkaian Gerhana: 13:59:14 WIB.
Secara hisab dan rukyat setiap kota/kabupaten akan mengalami gerhana matahari pada waktu yang berbeda-beda.
Di Kota Bandung mulai kontak awal pukul 09:27:38 WIB, puncak maksimum (kegelapan) pukul 10:45:19 WIB, hingga kontak akhir pukul 12:08:32 WIB. Untuk Kota Bandung Matahari akan terhalang piringan Bulan maksimum mencapai 0,532 Magnitude. Sehingga secara perlahan suasana lingkungan bumi yang mengalami gerhana matahari akan meredup.
Meskipun terjadi di Bulan Ramadhan, tetap dianjurkan untuk:
1) Mengumandangkan Gema Takbir* dengan memperbanyak Takbir, mengagungkan Asma Allah, lafadz dan lantunkan sebagaimana Takbir pada 2 Hari Raya dari Awal Gerhana hingga Gerhana Matahari Berakhir.
2) Mengumandangkan Gema Istighfar,* karena merasa takut dan khawatir akan terjadi sesuatu, dengan memohon ampunan kepada Allah dan maaf kepada semua makhluk.
3) Mengucapkan "Asholaatu Jaami'ah"
4) *Shalat Gerhana Matahari.
5) Mendirikan dan Mendengarkan *Khutbah Gerhana Matahari.
6) Bersodaqoh Gerhana Matahari.
7) Melanjutkan Gema Takbir hingga akhir Gerhana Matahari dan Matahari terbuka kembali besinar normal.
Seluruh Masjid, Musholla, Tempat Ibadah di tempat Umum/ Sekolah/ Kampus / dan sebagainya dapat ikut merelay dan mengumandangkan Gema Takbir Gerhana. (*)
Sumber : NU Online
Berita Terkait
-
Ayu Ting Ting Ikut Bangunin Warga Kampungnya Sahur, Warganet: Khas Anak Gang Senggol
-
Bukan Cuma di Atas Ranjang, Kenali Pasanganmu dengan 5 Bahasa Cinta yang Romantis Ini
-
Pekan Terakhir BRI Liga 1, Persija Siap Turunkan Tim Terbaik Kontra PSS
-
Jadwal Imsak Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Kamis 13 April 2023
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Misi Mencari Cuan Jalur Langit: Cek Shio-mu, Siapa Tahu Takdirmu Jadi Miliarder Setelah Opor Habis
-
Quartararo Abaikan Hasil MotoGP Brasil, Salip Marc Marquez Lebih Penting di Tengah Masa Sulit
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan
-
Daftar Lengkap Bengkel Siaga 24 Jam Arus Balik Lebaran 2026, Perjalanan Balik Lebih Tenang
-
Viral! Sekelompok Wanita Diduga Rayakan Lebaran Sambil Merokok dan Diduga Konsumsi Miras
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Promo Indomaret Super Hemat hingga 1 April 2026, Stok Kebutuhan Rumah Murah Meriah
-
Hantu Masa Lalu dan Teka-teki 19 Triliun dalam Novel Tentang Kamu
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi