SUARA BANDUNG BARAT - Dokter Boyke Dian Nugraha membagikan tips cara mengajarkan pendidikan seks bagi anak yang dapat diberikan oleh orang tua untuk kesehatan keluarganya.
Seksolog tersebut membagikan tips ini saat menghadiri podcast di kanal YouTube milik Merry Riana sebagaimana kami kutip pada Senin (17/4/2023).
Pertama-tama dr Boyke menjawab pertanyaan Merry Riana tentang seks itu adalah hal yang tabu atau tidak, ia menjawab bahwa semua itu tergantung dari lingkungan keluarga.
dr Boyke menyebut pendidikan seks adalah tentang bagaimana orang tua mengkomunikasikannya kepada anak.
"Kalau kita ngomongin seks dengan tujuan yang baik, hal-hal kayak gini (pendidikan seks) tergantung dari lingkungan keluarganya," ungkap dr Boyke.
Ia juga menuturkan jika kehidupan di dalam keluarga segalanya berbau dosa, maka akan sulit untuk mengkomunikasikan pendidikan seks.
"Semantara kita, selalu dimasukin informasi-informasi dari YouTube, googling, mengenai hal apapun tentang seks," lanjut dr Boyke.
Pendidikan seks yang diberikan oleh orang tua kepada seorang anak sebenarnya akan menjadi imun kebal bagi anak supaya tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif tentang perilaku seksual.
Hal ini disebabkan karena pendidikan seks bersifat sebagai pengetahuan, imunisasinya bersifat nalaritas dan kesadaran yakni suatu upaya untuk menjaga kesehatan reproduksi.
Baca Juga: 7 Tips Aman Mengajak Anak Balita Silaturahmi saat Hari Raya Idulfitri
Ia juga menambahkan bahwa memberi anak pengetahuan mengenai reproduksi dapat dilakukan mulai sang anak bertanya dan sebagai orang tua, diwajibkan menjawab pertanyaan si anak tanpa dibubuhi dengan kebohongan.
Apalagi, hari ini perkembangan teknologi semakin maju yang akan membuat anak sering melihat tontonan yang dapat memicu rangsangan sehingga anak lebih cepat mengalami masa pubertas.
dr Boyke juga menginformasikan bahwa baik anak perempuan atau pun laki-;aki harus mulai diberitahu mengenai mimpi basah dan menstruasi pertama bahkan sejak mereka duduk dibangku kelas 5 SD.
Ia juga menyebut yang paling penting membagikan pendidikan seks sebenarnya bukan guru sekolah, guru agama tetapi orang tua itu sendirilah.
Maka perlu orang tua untuk memperhatikan ciri-ciri anak yang sudah memasuki masa pubertas. Seperti misalnya anak perempuan yang sudah mulai malu dan sudah tumbuh ciri-ciri pubertas dari sang anak.
Tak hanya itu, seksolog tersebut juga menyebut bahwa tak ada pendidikan yang terlalu jauh yang ada setiap manusia dapat menangkap hal apapun selagi kita tulus dan jujur pasti mereka akan lebih siap menerima. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
Terkini
-
iQOO Z11 Siap ke Malaysia dengan RAM 12 GB, Lanjut Masuk ke Indonesia?
-
Perempuan dalam Dunia Pendidikan: Dari Murid hingga Penggerak Perubahan
-
Kampus Bukan Pabrik Pekerja: Rektor UMM dan Unisma Tolak Penutupan Prodi Tak Sesuai Pasar
-
Pemprov Sumsel-Bank Sumsel Babel Gelar Pesta Rakyat UMKM dan Undian Super Grand Prize
-
Novel Kotak-Kotak Ingatan: Kotak yang Tak Pernah Benar-Benar Terkunci
-
Sisi Gelap Dunia Artis Dibongkar Jessica Iskandar: Dari Tawaran 'Dinner' hingga Ancaman Bangkrut
-
6 Cara Aman Usir Lalat Tanpa Pakai Lilin, Praktis dan Minim Risiko
-
4 Rekomendasi Moisturizer Viva untuk Malam Hari, Wajah Cerah Anti Kusam
-
Cinta Kandas, Rumah Pun Musnah: Mantan Pasutri di Blitar Pilih Robohkan Aset Ratusan Juta
-
Hardiknas, Masa Depan Guru, dan Pertarungan Melawan 'Mesin Pintar'