News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 11:06 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berencana membuka kembali Stasiun Bekasi Timur pada Rabu siang, 29 April 2026.
  • Petugas telah membersihkan lokasi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur dari sisa material kecelakaan yang terjadi sebelumnya.
  • KNKT kini sedang menguji aspek teknis, sinyal, dan aliran listrik untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api sepenuhnya.

Suara.com - Stasiun Bekasi Timur direncanakan akan kembali beroperasi siang ini, Rabu (29/4/2026) siang ini.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan bahwa perlintasan jalur rel di Stasiun Bekasi Timur telah bersih dari serpihan sisa tabrakan kereta KRL commuter line dengan KA Argo Bromo Anggrek.

Dudy meminta agar operasional KRL arah Cikarang serta Stasiun Bekasi Timur juga bisa segera beroperasi normal.

"Nanti siang (Stasiun Bekasi Timur dibuka), karena kan sebagian besar stasiun kan digunakan oleh pengguna KRL," kata Dudy dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).

Hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan lintasan jalur serta arus listrik atas oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dudy meminta persiapan dilakukan secara optimal sehingga keamanan perjalanan kereta bisa terjamin.

Terpenting, katanya, jalur KRL harus dinyatakan aman secara aspek teknis sebelum dilintasi commuter line.

Perlintasan rel jalur satu di Stasiun Bekasi Timur sendiri saat ini baru mulai dilakukan uji coba dengan dilintasi kereta jarak jauh.

"Kita tunggu dari KNKT, mereka sudah menguji jalur sebenarnya, sudah dilalui oleh kereta jarak jauh. Kemudian sinyal kita akan uji dan juga lintasan listrik itu yang akan di-clear-kan oleh KNKT pada siang hari ini," ucapnya.

Baca Juga: Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

Terkait waktu lasti dibukanya operasional stasiun, Dudy menyebut dirinya enggan terburu-buru. Hanya saja ia meminta agar bisa dilakukan siang ini juga.

"Ini kan sudah disiapkan, saya tidak mau buru-buru. Kita harus memastikan bahwa semua sudah memulai aspek keselamatan," tegasnya.

Pantauan suara.com di lapangan sebelumnya, akses masuk ke area stasiun tetap dijaga ketat dan masih dipasangi garis pengaman milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada pukul 8 pagi.

Sejumlah petugas tampak berjaga di beberapa titik, memastikan tidak ada masyarakat yang mendekati lokasi kejadian.

Di area rel yang menjadi titik kecelakaan, nampak bangkai gerbong KRL masih terlihat berada di pinggir jalur.

Gerbong tersebut hanya ditutup menggunakan terpal, sementara kondisi rel sudah bersih dari percikan kaca maupun material lain sisa tabrakan.

Load More