/
Sabtu, 24 Juni 2023 | 13:50 WIB
Ilustrasi seorang anak. (Freepik)

SUARA BANDUNG BARAT - Berikut adalah tips mendidik anak yang baik untuk pertumbuhan pola pikir dan kepribadian anak.

Mendidik anak bukanlah perkara gampang, orang-orang bijak bahkan berkata bahwa pekerjaan menjadi orang tua yang harus mendidik anak-anaknya tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah manapun.

Orang tua dituntut untuk mendidik anak sebaik mungkin, beberapanya yang tidak mau bersusah payah acapkali menyerahkan pendidikan anak di sekolah, padahal pendidikan bukan hanya mengenai nilai akademik atau sesuatu yang dianggap keren di atas kertas. Jauh daripada itu, pendidikan juga tentang sikap dan kepribadian anak.

Kedua hal tersebut, terbentuk dan didapat oleh si anak dari dibikin orang tua dan interaksi di lingkungan si anak itu tumbuh.

Di sini kemudian, letak permasalahannya karena tidak semua orang tua mengetahui bagaimana cara mendidik anak yang baik meskipun mereka selalu ingin memberikan yang terbaik dan sama pula, tidak semua lingkungan tempat hidup, dapat memberikan pembelajaran yang baik.

Untuk itu, berikut adalah tips dan cara untuk mendidik anak yang baik yang telah kami rangkum dari banyak sumber.

1. Ajarkan Sopan Santun

Hal sederhana yang dapat diajarkan kepada si Kecil adalah dengan mengatakan hal-hal sederhana seperti kata "tolong" saat meminta bantuan kepada siapapun dan mengucapkan "terima kasih" ketika telah selesai ditolong atau berikan sesuatu kepada orang lain.

Hal ini tentunya akan membantu seorang anak tumbuh menjadi seorang yang mempunyai empati yang tinggi terhadap orang lain, selain itu dapat menjadi seorang yang menghargai sesamanya.

Baca Juga: Berkas Perkara Lengkap, Lina Mukherjee akan Segera Diadili Kasus Penistaan Agama

2. Ajarkan Pemahaman Agama Yang Tepat

Agama tentunya akan mengajarkan kebaikan kepada manusia di bumiNya. Salah satu nilai yang diajarkan oleh semua agama adalah untuk senantiasa berbakti kepada orang tua, seorang anak yang mempunyai pemahaman agama yang baik akan membuatnya menjadi seorang yang patuh serta taat kepada orang tua.

Hal inilah yang akan membentuknya tidak akan membuat hal-hal yang dapat mengundang amarah Tuhan dan orang tua.

Jika Anda seorang muslim, Anda bisa mengajak si Kecil untuk mulai terbiasa melakukan salat di umur 5 tahun, jika Anda bukan muslim anda dapat mengajaknya berkunjung dan menemui para pemuka agama atau hal-hal lain yang dapat membuat si Kecil dekat dengan Tuhannya.

3. Mengajarkan Kejujuran

Manusia yang terbaik dinilai dari kejujuran yang dipegangnya. Tentunya untuk mendidik anak tentang kejujuran adalah dengan memberinya teladan melalui sikap dan perilaku orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Upayakan agar sebagai orang tua untuk tidak bereaksi berlebihan ketika si Kecil berbohong. Dengarkanlah alasan kenapa ia berbohong ketimbang menghakiminya, kemudian berikan pemahaman tentang perlunya bersikap jujur, semenyakitkan apapun itu.

4. Ajarkan si Kecil Kebaikan Hati

Berikan pemahaman secara langsung kepada si Kecil melalui perilaku yang Anda tunjukkan tentang kasih dan sayang kepada sesama manusia, baik kepada keluarga, sanak saudara atau pun tetangga Anda, perlakukan mereka secara terhormat dan berikan pertolongan kepada yang membutuhkan.

Dari hal tersebut, tentunya sang buah hati akan belajar mencintai dengan tulus, saat ia dewasa akan tumbuh menjadi pribadi yang penyayang dan baik hati.

5. Berikan Pembelaran dan Contoh tentang Keadilan

Ketika sang buah hati bertengkar baik dengan temannya atau dengan saudaranya yang lain, hal tersebut jadikanlah momentum untuk anda mengajarkannya bersikap adil.

Anda dapat melakukan validasu terhadap perasaan marah atau sedih yang ia rasakan dan dengarkanlah alasan mengapa ia bertengkar.

Jika Anda menilai bahwa anak Anda yang salah, maka doronglah ia untuk segera minta maaf atas kesalahannya, dan jika si Kecil berada di pihak yang benar, maka usahakan sang anak memaafkan perlakuan orang lain dan belajar untuk menjalin hubungan yang baik lagi dengan sesamanya.

Demikianlah 5 cara mendidik anak yang dapat Anda lakukan untuk mencetak anak yang saleh/salehah, yang baik dan yang memperbaiki.

Perlu diingat bahwa setiap perilaku Anda sebagai orang tua akan berpengaruh terhadap bagaimana ia memandang dunia, oleh karenanya pepatah mengatakan "buah jatuh tak bakal jauh dari pohonnya". Maka, sebagai orang tua mulailah berlaku adil, bahkan sejak dalam pikiran. (*)

Sumber: Alo dokter

Load More