SUARA BANDUNG BARAT- Ikatan Komunitas Mancing (IKM) Jawa Barat menyelenggarakan eksebisi lomba mancing yang digelar di Kampung Cikebluk, Desa Cikande, Kecamatan Saguling, KBB pada 8 – 9 Juli 2023 mendatang.
Panitia Pelaksana Eksebisi Lomba Mancing, Alex Pendawa menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan FORNAS VII Jawa Barat.
“Untuk perijinan dari Muspida sampai ke Polres sudah selesai, sementara peserta sudah siap dari 13 Kabupaten,“ ungkap , Kamis (29/6/2023).
Ia menambahkan, hingga saat ini peserta yang mendaftar sebanyak 1700 orang berasal dari 13 Kabupaten/kota. Namun pesertanya dibatasi maksimal 2000 orang.
“Untuk persiapannya saat ini tinggal sedikit-sedikit lah, 90 persen, sudah tinggal pelaksanaanya saja,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, venue yang dipilih menjadi lokasi lomba eksebisi mancing tersebut diklaim sangat representatif.
"Venue di Cikebluk lokasinya sangat strategis, di dekat objek wisata saung apung," katanya.
Ia menyebut, IKM sudah berkordinasi dengan Dishub Bandung Barat sebagai pengawas armada yang akan digunakan menuju lokasi. 62 armada sudah siap digunakan pada ajang tersebut.
“Jadi untuk armada yang tidak berasurasi tidak kita gunakan. Ambulance pun disiagakan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu yang Cocok untuk Musim Hujan, Sudah Persiapkan?
Sementara itu, dalam Eksebisi Lomba Mancing nanti, 30 stand UMKM juga sudah disiapkan untuk mendukung suksesnya acara. Umpan, dan pernak Pernik mancing lainnya tersedia pada stand UMKM yang ada di lokasi.
“Kebetulan aktifis mancing ini kebanyakan juga UMKM sehingga mereka bisa mendukung acara ini,”katanya.
Ia menyebut, dalam lomba ini terbagi dari 3 Zona, A, B dan C. Di tiga zona tersebut ada juri yang melakukan penimbangan dan pengecekan peserta serta petugas yang membagikan mendali.
"Jadi syarat lomba adalah lumut, geleng dan cacing. Sementara umpan yang dilarang adalah biji papaya muda dan cotton bud. Piranti yang digunakan pun harus memenuhi syarat tertentu," katanya.
"Pada ajang lomba mancing tersebut panitia juga akan menebar benih ikan, dengan tujuan untuk menjaga ekosistem lokasi lomba," imbuhnya.
Sementara itu Sekretaris Kormi Bandung Barat Riang Nuryana mengatakan, pihaknya mengapresiasi IKM yang menyelenggarakan acara ini yang sejalan dengan cita-cita Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan yang mengenalkan sejumlah potensi KBB dalam bidang wisata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati