SUARABANDUNGBARAT - Cara Mengatasi Keputihan yang Bikin Risih Menurut Dokter Saddam Ismail, Bunda Wajib Lakukan Ini.
Keputihan menjadi masalah umum yang sering dialami oleh perempuan dari segala usia.
Namun, tidak semua keputihan adalah gejala yang normal, dan beberapa jenis keputihan dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh Dokter Saddam Ismail di platform YouTube, dia memberikan informasi mengenai cara mengatasi keputihan yang tidak menyenangkan.
Berikut adalah informasi yang disampaikan oleh Dokter Saddam Ismail:
1. Penyebab Keputihan Tidak Normal
Keputihan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk bakteri, jamur, infeksi cacing kremi, penyakit menular seksual (PMS), dan perubahan hormon. Penting untuk membedakan keputihan yang normal dengan yang tidak normal.
2. Faktor Risiko
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko keputihan tidak normal meliputi sering gonta-ganti pasangan seksual, diabetes yang tidak terkontrol, membersihkan area vagina secara berlebihan, penggunaan celana dalam lembab dan ketat, penggunaan Pil KB, serta penggunaan obat-obatan tertentu tanpa resep dokter.
3. Gejala Keputihan Tidak Normal
Gejala yang paling umum dari keputihan tidak normal adalah gatal-gatal di area sekitar vagina, keputihan yang berbau tidak sedap, kemerahan di sekitar vagina, nyeri saat buang air kecil, dan nyeri saat berhubungan seksual.
4. Pengobatan
Pengobatan untuk keputihan akan bergantung pada penyebabnya. Jika penyebabnya bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik. Jika penyebabnya jamur, maka obat antijamur seperti ketokonazol bisa direkomendasikan. Jika keputihan disebabkan oleh perubahan hormon, terapi hormon mungkin diperlukan. Selain itu, antihistamin juga dapat digunakan untuk meredakan gatal-gatal.
5. Pencegahan
Pencegahan adalah langkah terpenting dalam menghindari keputihan yang tidak diinginkan. Beberapa cara pencegahan meliputi tidak gonta-ganti pasangan seksual, menjaga kadar gula darah bagi penderita diabetes, menjaga kebersihan area vagina tanpa menggunakan sabun, memilih celana dalam yang berbahan dasar katun, dan menghindari penggunaan obat-obatan tanpa resep dokter.
Dokter Saddam Ismail menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan area vagina serta menghindari tindakan yang dapat meningkatkan risiko keputihan tidak normal. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira