SUARA BANDUNG BARAT- Pemkab Bandung Barat berencana memiliki lahan Tempat Pembuangan Sampah Akhir Sampah (TPAS) milik sendiri. Setidaknya dibutuhkan lahan seluas 15 hektare yang terbagi di tiga wilayah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Ibrahim Aji mengatakan, pihaknya saat ini tengah mencari lahan untuk dijadikan TPA khusus Kabupaten Bandung Barat.
"Kita masih dalam tahap mencari lahan guna pembuangan sampah khusus untuk Bandung Barat," katanya saat ditemui belum lama ini.
Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya berencana untuk mengaktifkan kembali TPA Pasir Buluh namun kondisi lahan tersebut tidak memungkinkan dibuka kembali.
"Pasir Buluh sudah kita cek ternyata beresiko rawan longsor jadi kita skip dulu sementara," tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk opsi lain pihaknya saat ini tengah mengkaji dia lokasi yang rencananya akan dijadikan TPAS.
"Kita sudah melihat yang di Citapen, Kecamatan Cihampelas oleh tim DLH Bandung Barat, dan saat ini sedang dikaji. Untuk lahan sendiri di Citapen ada sekitar 2 hektar," katanya.
"Selain di Citapen, ada lahan juga di dekat pintu keluar tol Cikamuning ada 2 hektar juga milik perorangan. Memang proyeksi kita untuk sewa lahan sampai menunggu kita memiliki anggaran untuk membeli lahan," imbuhnya.
Ia menyebut, penuntasan persoalan sampah di Kabupaten Bandung Barat harus dimulai dari hulu yakni di rumah tangga. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat terkait hal tersebut harus terus dibangun.
Baca Juga: 6 Gerai Mixue Terdekat Cilegon, Lengkap dengan Alamat dan Jam Operasional
"Artinya kita harus mulai memilah sampah dari hulu atau rumah tangga. Tapi apakah secepat itu kita bisa merubah kesadaran masyarakat dengan sosialisasi dengan pembinaan yang selama ini kita selenggarakan. Menurut saya ini masih perlu waktu," katanya.
Ia berharap, kedepannya Kabupaten Bandung Barat memiliki Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) milik sendiri. Dengan begitu, persoalan sampah di wilayahnya dapat terselesaikan dengan baik.
"Ya mudah-mudahan kita bisa punya tempat pembuangan sendiri terpadu. Mudah-mudahan kedepnnya ada kerjasama dengan swasta," katanya.
"Memang saya lihat Kabupaten Bandung yang paling maju untuk Bandung Raya, karena mereka punya pengelolaan tampat sampah yang terpadu sendiri yang dikelola oleh Pemda," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026