SUARA BANDUNG BARAT - Hubungan suami istri yang harmonis merupakan impian setiap pasangan yang salah satunya disebabkan urusan ranjang.
Jika urusan ranjang berhasil menciptakan kepuasan bagi suami istri, maka kemungkinan besar rumah tangga yang dijalani akan lebih harmonis.
Selain itu, hubungan suami istri didasarkan pada cinta dan rasa sayang satu sama lain.
Ini adalah fondasi yang kuat yang membantu mereka saling mendukung, menghargai, dan merasa aman.
Cinta ini juga menjadi landasan untuk membangun kehidupan bersama, dengan harapan dapat menciptakan keluarga yang bahagia dan seimbang.
Bukan hanya urusan ranjang dan cinta, hubungan suami istri juga memerlukan komunikasi yang baik.
Kemampuan untuk berbicara terbuka satu sama lain, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan mengatasi konflik adalah keterampilan penting dalam mempertahankan hubungan yang sehat.
Komunikasi yang efektif membantu mereka memahami perasaan, kebutuhan, dan harapan satu sama lain, sehingga dapat mengatasi masalah bersama-sama.
Namun, tidak sedikit juga hubungan rumah tangga yang kandas karena istri tidak puas dengan kemampuan suaminya ketika di ranjang.
Baca Juga: Ini 4 Alasan Wanita Mendesah saat Hubungan Intim, Satu Diantaranya Melepas Stres!
Salah satunya karena seorang pria mengalami ejakulasi dini sehingga pertempuran di ranjang berlalu begitu cepat sebelum istri terpuaskan.
Menanggapi hal tersebut, Dokter Haekal Anshari memberikan tips agar tidak terjadi hal demikian yang bisa saja menjadi faktor pertengkaran.
Adapun tips agar tahan lama di ranjang menurut Dokter Haekal Anshari yang dikutip bandungbarat.suara.com dari Tiktok @dr.haekalanshari yaitu sebagai berikut.
1. Optimalkan durasi foreplay
Tujuan dari cara yang pertama ini yakni untuk sedikit merelaksasikan gairah yang terlalu berlebihan sehingga tidak tergesa-gesa.
2. Lakukan posisi berhubungan badan yang dapat membantu menumpulkan sensitivitas Mr. P
Cara yang kedua ini bertujuan agar pria dapat lebih nyaman untuk mengatur
3. Rutin senam kegel
Senam kegel ini disebut aktivitas yang dapat dilakukan pria agar dapat mengendalikan ejakulasi.(*)
Berita Terkait
-
Apakah Benar Tisu Magic Bisa Bikin Tahan Lama? Ini Penjelasan Dokter Saddam Ismail
-
Meningkatkan Energi dan Vitalitas Seksual, Ini Buah yang Baik Dikonsumsi agar Kuat di Ranjang, Simak Juga Berbagai Manfaatnya
-
PARAH! Ini Dampak Kecanduan Film Dewasa bagi Hubungan Suami Istri, Dokter Boyke Singgung soal Kondisi di ranjang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem