SuaraBandungBarat - Setelah ditutup karena kebakaran, Gunung Bromo kembali ditutup dikarenakan ulah pasangan yang melakukan prewedding dengan menyalakan flare.
Flare yang dinyakan tersebut diduga memicu kebakaran kawasan bukit Teletubbies di Bromo yang terbakar.
Ternyata di balik petaka kebakaran tersebut, terdapat 4 Fakta Prawedding Bromo yang akhirnya membuat gunung Bromo terbakar.
Berikut adalah fakta-fakta seputar prewedding yang membuat kawasan di Gunung Bromo terbakar :
1. Kesaksian warga sekitar
Berdasarkan keterangan yang berhasil disadur dari berbagai sumber, seorang warga sekaligus relawan menuturkan jika peristiwa pengunjung melakukan prewedding itu terjadi pada Rabu (6/9) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Sebagai keperluan prewedding, pengunjung tersebut sengaja menyalakan flare hingga percikan api mengenai rumput yang kering.
"Jadi mereka menyalakan flare, otomasi percikan itu mengenai rumput. Banyak video yang beredar, saya lihat mereka ketika apa itu masih kecil tidak ada reaksi pemadaman, mereka membiarkan itu (api yang mulai membakar rumput)," tutur warga tersebut.
2. Video kebakaran sempat viral
Baca Juga: 4 Rekomendasi Taman Daerah di Surakarta yang Asyik Dikunjungi
Kebakaran Bromo kali ini tidak diakibatkan oleh faktor alam, melainkan karena ulah kelakuan dan kelalaian manusia untuk kepentingan foto pernikahannya.
Muncul video berdurasi 41 detik yang menampilkan beberapa orang laki-laki dan perempuan dengan membawa peralatan untuk pemotretan.
Nampak dalam video tersebut, mereka seolah-olah tengah santai padahal di belakangnya terlihat api yang semakin membesar.
3. Ada Indikasi kelalaian
Kebakaran di Savana Bromo ini terjadi akibat adanya kelalaian dari wisatawan yang hendak melakukan sesi poto prewedding. Terdapat indikasi kuat terdapat kelalaian sehingga menyebabkan kebakaran.
4. Pengantin yang melakukan prewedding menuntu balik petugas keamanan Bromo
Dalam konferensi persnya, pengantin laki-laki menghaturkan permintaan maaf dan akan melakukan penuntutan atas petugas keamanan Bromo.
Hal ini dikarenakan petugas tidak mendampingi mereka saat melakukan prewedding, selain itu juga tidak ada larangan tertulis yang menyatakan tidak boleh menghidupkan flare.
Demikianlah empat fakta dari petaka terbakarnya gunung Bromo. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral