SUARA BANDUNG BARAT - Alex Marquez hanya berniat untuk melakukan uji coba di MotoGP Mandalika 2023 setelah baru saja pulih dari cedera.
Rider tim Gresini Ducati tersebut menjadikan balapan pada akhir pekan ini, tanggal 13-15 Oktober 2023 sebagai bagian dari proses pemulihan cederanya.
Pebalap MotoGP akan kembali adu cepat di Sirkuit Mandalika, pada akhir pekan ini. Hanya saa, Alex Marquez tidak dalam kondisi bugas sepenuhnya untuk balapan di Indonesia.
"Saya datang ke Indonesia dengan pikiran untuk mengetes tubuh ini. Tujuannya adalah untuk bisa kembali ke kondisi prima di Australia nanti," kata Alex Marquez seperti dilansir dari Speedweek.
Adik Marc Marquez ini mengalami retak tulang rusuk pada MotoGP India 2023. Sebab itu, ia harus absen pada balapan di Jepang.
"Balapan di Mandalika akan sangat penting untuk bisa melihat sejauh mana pemulihan selama ini," kata Alex.
"Saya sangat termotivasi untuk kembali setelah absen di Jepang," sambung sang pebalap Gresini Ducati itu.
Alex Marquez sendiri sudah mendapatkan lampu hijau dari tim medisnya untuk terbang ke Indonesia.
Akan tetapi, ia harus tetap melakukan tes medis pada Kamis, (12/10/2023) untuk dinilai layak tampil kembali di lintasan atau belum. (*)
Baca Juga: Jangan Dibuang, 8 Limbah Dapur Ini Dapat Menyuburkan Tanaman Hias Anda, Dijamin Tumbuh Sehat Alami
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik