SUARA BANDUNG BARAT - Belakangan ini, meningkatnya kesadaran untuk merawat lingkungan tercermin dalam jumlah orang yang mulai tertarik pada kegiatan berkebun dan menanam tanaman hias.
Tren budidaya tanaman juga mengalami pertumbuhan yang pesat berkat pengaruh media sosial, di mana banyak individu membagikan foto-foto interior yang indah dan estetis yang menggunakan tanaman hias, baik di dalam maupun di luar rumah.
Namun, tanaman hias memiliki dampak positif yang lebih dari sekadar mempercantik lingkungan dan desain, yaitu mampu menciptakan atmosfer yang positif serta perasaan kebahagiaan sekaligus membantu merawat kesehatan mental.
Dilansir dari laman Livekindy, berikut 5 manfaat merawat tanaman hias bagi kesehatan mental.
1. Mengatasi kecemasan dan stress
Beberapa penelitian kecil telah menyelidiki korelasi antara berdekatan dengan tanaman dalam ruangan dan mengurangi tingkat stres. Suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 dan diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology menemukan bahwa berinteraksi dengan tanaman dalam ruangan dapat membantu mengurangi tingkat stres baik secara psikologis maupun fisik.
Penelitian lainnya yang berasal dari Jepang juga menyatakan bahwa hanya dengan melihat tanaman di meja kerja dapat mengurangi tingkat kecemasan.
2. Membangun konsentrasi dan daya ingat
Beberapa penelitian menyatakan bahwa tanaman hias memiliki efek menenangkan, yang dapat meningkatkan kemampuan untuk konsentrasi dan retensi memori.
Contohnya adalah studi dari University of Michigan menemukan bahwa menghabiskan waktu di luar ruangan di sekitar tanaman dapat meningkatkan retensi ingatan hingga 20 persen. Tanaman hias juga telah terbukti menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi anak-anak.
3. Merangsang kreativitas
Berinteraksi dengan tanaman diyakini dapat memicu imajinasi kreatif seseorang. Sebagian besar studi yang terkait dengan tanaman dan pengaruhnya pada kreativitas di sekolah atau tempat kerja, mengakui bahwa merawat tanaman hias dapat berpengaruh pada kesejahteraan secara menyeluruh.
Baca Juga: Tanaman Hias Anggrek Beranak tapi Tidak Berbunga? Simak Penyebabnya yang Sering Tidak Disadari
Jadi, beberapa tanaman tidak hanya dapat membantu mengurangi stress, meningkatkan kemampuan berpikir, melainkan juga dapat merangsang kreativitas seseorang.
4. Meningkatkan Produktivitas
Kehadiran tanaman dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas yang membuat tugas-tugas keseharian dapat terselesaikan. Berdasarkan dari penelitian pada tiga tempat kerja, karyawan melaporkan bahwa mereka merasa lebih produktif saat lingkungan kerja dihadirkan oleh tanaman hias. Penelitian lainnya yang dipublikasikan oleh Journal of Environmental Horticulture juga memiliki temuan serupa.
5. Membantu proses penyembuhan
Mengirimi seseorang yang sedang dalam tahap pemulihan bunga atau tanaman tidak hanya memberikan keceriaan pada lingkungan mereka, tetapi beberapa peneliti juga percaya bahwa ini dapat mempercepat proses penyembuhan.
Sebuah penelitian pada tahun 2009 menemukan bahwa pasien yang sedang pulih dari operasi mengalami tingkat rasa sakit, kecemasan, dan kelelahan yang lebih rendah ketika memiliki tanaman di ruangan. Pasien-pasien tersebut juga melaporkan perasaan positif terhadap ruangan pemulihan yang menunjukkan bahwa hanya berada di sekitar tanaman dapat meningkatkan mood.
Nah, itulah 5 manfaat daripada merawat tanaman hias bagi kesehatan mental. Selamat hari kesehatan mental sedunia!.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Karhutla 600 Hektare di Way Kambas Padam, Menhut Klaim Gajah Liar Aman
-
Tanpa Jarum dan Operasi, Ini Rahasia Kencang Kulit Yuni Shara di Usia Setengah Abad
-
Rilis Bloody Paradise: ENHYPEN Temukan Surga di Tengah Kekacauan Dunia
-
Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah: Insyaallah Gak Perlu Satgas Khusus
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
-
Viral Kembalikan Uang COD Rp92 Juta, Kurir Syarif Dapat Apresiasi Renovasi Rumah oleh SPX
-
Review Film Mutiny: Ketika Jason Statham Terjebak di Kapal Neraka, Masih Bisa Selamat?
-
Review Drama Beyond Evil, Misteri Hilangnya Warga Munju
-
Apakah Rice Cooker Low Carbo Efektif Kurangi Karbohidrat? Awas Tertipu, Ini Faktanya
-
Prabowo Bakal Datang ke NTT, Istana: Dalam Waktu Dekat