/
Jum'at, 02 Desember 2022 | 20:10 WIB
Ilustrasi IKN Nusantara. [WartaEkonomi.co.id]

Hasil survei Knight Frank Indonesia mengatakan, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim (Kaltim) bakal menarik minat para pengusaha properti. Hal itu disampaikan Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat.

Katanya, dalam survei tersebut, ada 15 persen responden yang yakin IKN bisa jadi lokasi prospektif untuk properti. Meskipun kenyataannya, dalam survei itu, IKN hanya menempati posisi kedua setelah Jabodetabek.

"Kota metropolitan lain seperti Surabaya, Bandung, hingga Bali dalam survei kali ini dinyatakan tetap propektif, tetapi terlampaui oleh IKN," katanya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Jumat (02/12/2022).

Alasan kenapa IKN berada di posisi kedua setelah Jabodetabek, lantaran presentase wilayah tersebut masih di atas 50 persen. Tepatnya, 51 persen para pengusaha properti yakin kinerja positif tersebut masih berlangsung di 2023 nanti.

Menurutnya, perasaan optismis kepada IKN berdasarkan dukungan pemerintah. Katanya, pemerintah menggandeng pemangku kepentingan lainnya untuk bisa mewujudkan pembangunan fisik di IKN.

"Kita juga lihat Korea Selatan, Amerika, Jepang, dan Saudi Arabia yang setidaknya memberikan sinyal positif untuk turut serta dalam membangun IKN. Saya rasa warna-warni informasi yang kita terima saat ini membuat responden optimistis terhadap IKN," pungkasnya.

Load More