/
Selasa, 06 Desember 2022 | 14:16 WIB
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi saat meninjau lahan pertanian hortikultura di Desa Giripurwa. [ANTARA]

Ketersediaan pangan dianggap menjadi sektor dasar dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi belum lama ini.

Ia mengatakan, pertanian adalah sektor paling dasar untuk IKN. Untuk diketahui, kebutuhan pangan penduduk IKN yang harus dipenuhi diperkirakan mencapai 1,9 juta jiwa.

Ia menjelaskan, Kementerian Pertanian (Kementan) akan segera berdayakan potensi di sektor tersebutdi daerah penyangga IKN. Salah satunya, Penajam Paser Utara (PPU). Hal itu dilakukan dengan menjalankan berbagai program pertanian yang tepat sasaran di PPU. 

Ia sendiri melakukan kunjungan kerja ke PPU untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pangan di IKN. Selain meninjau titik nol IKN di Kecamatan Sepaku, ia juga melakukan peninjauan lahan pertanian hortikultura.

Kelompok tani (Poktan) Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam juga berdialog dengan dirinya. Ia mengaku ada aspirasi dari petani, peternak. serta pekebun di sana untuk pemberdayaan potensi pertanian agar secepat mungkin dilaksanakan sistematis.

Dari situ, Kementan akan memberikan bantuan seperti alat dan mesin pertanian (Alsintan). Lalu, perlengkapan lainnya, seperti kredit usaha rakyat yang rencananya akan disalurkan di 2023 nanti.

Daerah penyangga IKN lainnya selain PPU yang memiliki potensi pertanian, juga akan segera diberdayakan.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati PPU Hamdam Pongrewa mengharapkan, sektor pertanian di daerah berjuluk Benuo Taka tersebut bisa ikut menjaga ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan nasional,

"Kami berharap pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara dapat menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional, terutama memenuhi kebutuhan pangan IKN Nusantara," lugasnya, dikutip dari ANTARA, Selasa (06/12/2022).

Baca Juga: Ditawarkan ke Banyak Investor, IKN Dianggap Dijual Murah

Load More