Sakit kepala adalah kondisi neurologis kompleks yang membuat penderitanya mengalami gejala seperti kepala berputar, nyeri hingga pening.
Pencegahan dan tindakan dini saat sakit kepala menyerang adalah kunci untuk menjaga agar kondisi tetap terkendali.
Berikut 7 cara mengatasi sakit kepala:
1. Beri Kompres Dingin
Jika pernah mengompres dengan es pada luka atau bantal pemanas pada punggung yang sakit, maka hal yang sama dapat membantu ketika mengalami sakit kepala.
Terapi dingin telah digunakan untuk mengobati sakit kepala selama lebih dari 100 tahun, tetapi hanya ada sedikit penelitian ilmiah yang menunjukkan mengapa terapi dingin dapat membantu meredakan nyeri bagi sebagian orang.
Beberapa teori menyatakan terapi dingin dapat membantu menyempitkan pembuluh darah atau memperlambat sinyal saraf yang terkait dengan nyeri sakit kepala.
2. Cari Tempat Tenang
Sensitif terhadap cahaya dan suara adalah salah satu gejala sakit kepala yang paling umum.
Baca Juga: Terungkap, Ruben Onsu Pernah Duakan Sarwendah dengan Perempuan Beda Agama
Untuk itu jauhi hal-hal itu yang sebisa mungkin dapat membantu menemukan kelegaan dari rasa sakit dan dapat mengurangi stres.
Berbaringlah dan perhatikan pernapasan. Cobalah mengambil napas dalam dan lambat dari diafragma agar membuatmu lebih rileks.
3. Minum Air Putih
Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala dan bahkan migrain, tetapi penelitian baru menunjukkan hidrasi dapat mengurangi dan bahkan mencegah sakit kepala.
Dalam studi tersebut, orang yang meminum asupan air harian yang direkomendasikan mengalami sakit kepala yang jarang hingga durasinya lebih singkat.
Jika tidak minum cukup air secara teratur, meningkatkan asupan juga dapat membantu mengurangi rasa sakit kepala dan mencegah serangan berulang.
4. Coba Minum Kafein
Secangkir kopi dapat membantu menghentikan sakit kepala. Banyak obat pereda nyeri yang dijual bebas mengandung kafein karena dapat meningkatkan efek pengobatan.
Pastikan tidak minum terlalu banyak karena minum lebih dari satu cangkir kopi bisa membuat Anda sakit kepala akibat kafein di kemudian hari.
5. Jangan Mengunyah Berlebihan
Orang harus makan untuk bertahan hidup, dan mengunyah adalah bagian penting dari makan.
Namun, penelitian menunjukkan mengunyah berlebihan berkaitan dengan lebih banyak sakit kepala dan bahkan migrain.
Para peneliti berfokus pada mengunyah permen karet untuk penelitian ini dan menemukan bahwa sakit kepala tegang dan migrain lebih sering terjadi pada orang yang sering mengunyah permen karet.
6. Bermeditasi
Hal-hal seperti stres yang ekstrim, perubahan kebiasaan tidur, dan bahkan aktivitas fisik yang berat telah dikaitkan dengan sakit kepala.
Sementara latihan pernapasan dalam dan relaksasi saja mungkin tidak menyembuhkan sakit kepala sepenuhnya, teknik ini telah terbukti menurunkan tingkat stres dan dapat mempersingkat durasi dan keparahan nyeri.
Meditasi teratur dan strategi pengurangan stres juga dapat membantu mencegah migrain berkembang sejak awal.
7. Lakukan pijatan
Pijat mungkin merupakan cara yang baik untuk bersantai dan melatih perawatan diri, tetapi juga dapat membantu meredakan ketegangan dan bahkan mencegah sakit kepala dan migrain.
Satu studi menemukan bahwa 8 dari 10 orang mengalami sakit kepala yang berkurang setengahnya hanya dengan satu perawatan pijat.
Penelitian tentang titik-titik tekanan dan pijat refleksi dalam mengatasi sakit kepala menunjukkan bahwa pijatan pada kaki, tangan, dan daun telinga dapat membantu meredakan nyeri migrain.
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini