Satu keluarga ini dilarang melakukan ibadah natal di rumahnya. Gerombolan massa menggeruduk dan melakukan pelarangan itu.
Aksi pelarangan itu lantas menghebohkan dunia maya. Di media sosial (Medsos) unggahan itu ramai menjadi sorotan.
Momen perkusi itu dirtekam oleh seorang wanita lalu viral. Salah satu akun Instagram yang mengunggah adalah @terang_media.
Dari akun tersebut dijelaskan, massa itu berjumlah puluhan. Mereka menggunakan peci, mengepung 1 rumah karena ingin melakukan ibadah Natal.
Suara wanita yang merekam terdengar menantang mereka. Dia mengatakan akan memviralkan aksi perkusi tersebut di medsos.
"Ayo rame-rame kalian menghina kami, menzalami kami. Silakan. Ibadah cuma berapa menit. Saya akan viralkan ke seluruh teman saya. Teman saya juga bukan orang-orang kecil ya," kata wanita perekam video.
Dari video itu juga terlihat beberapa petugas. Mulai dari Satpol PP, Polisi, sampai TNI juga berjaga-jaga ketika massa mengepung rumah tersebut.
"Ayo kumpul semua, angkat semua batu gede ini," imbuhnya.
Perekam video serta beberapa pria terlihat cekcok dengan perwakilan massa yang diduga melarang kegiatan ibadah di rumah itu.
Baca Juga: Resep Sate Taichan Gurih, Cocok Buat Malam Tahun Baru 2023
Seorang pria berpeci itu di video itu meminta bahwa satu keluarga itu harus ibadah di gereja. Ia dengan lantang melarang keluarga tersebut.
"Yang namanya orang Nasrani itu ibadah di gereja. Bukan di tempat lain. Kalau ibu bilang ini bukan gereja, ya gak sah ibadah di sini," kata pria berpeci.
"Sah atau enggak, Tuhan kami yang tahu pak," timpal wanita perekam video.
"Kami keberatan," kata pria dalam video itu.
"Ruginya bapak apa pak?" tanya balik wanita dalam video.
Terungkap peristiwa itu terjadi di Cilebut, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Tepatnya, pada Minggiu (25/12/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga