/
Rabu, 11 Januari 2023 | 10:57 WIB
Foto Ian Kumis (YouTube Icha BigBike)

Salah satu anggota dari klub motor Harley Davinson, Ian Kumis menanggapi persoalan komunitas motor gede atau moge yang dilarang menggunakan jalan rol. 

Seperti yang diketahui, bahwa moge dilarang mengaspal di jalan tol sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 44 tahun 2009 tentang perubahan atas PP No 15 tahun 2005 tentang jalan tol dengan Pasal 38 ayat (1) berbunyi: "Jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih."

Untuk itulah, pihak polisi melarang dengan tegas motor gede atau moge masuk ke jalan tol. 

Melalui postingan video yang diunggah di channel YouTube Icha BigBike, Ian Kumis membandingkan aturan Moge yang ada di Indonesia dengan regulasi luar negeri. 

“Kita beda sendiri dengan negara tetangga, di mana mereka memperbolehkan moge maupun motor kecil masuk ke jalan tol. Kalo alasan yang kita dapat selama ini, alasan klasik.” ungkap Ian Kumis.

Ian Kumis juga menyebut bahwa fasilitas yang diberikan pemerintah tidak banding terbalik dengan kontribusi yang dikasih. 

“Selama ini yang saya perhatikan adalah regulasinya yang tidak mau dibikin, padahal kontribusinya besar misalnya pajak yang kita bayarkan lumayan besar. Sementara fasilitas yang kita dapatkan, sangat kecil.”ujarnya. 

“Kita hanya diperbolehkan menggunakan jalan arteri. Berbanding terbalik antara kontribus dengan fasilitas yang kita dapat. Menurut kami itu suatu diskriminasi,” timpalnya. 

Sontak, pernyataan dari Ian Kumis tersebut ramai-ramai dicibir oleh netizen. 

Baca Juga: Elma Theana Masih Tak Percaya Ferry Irawan Tega Lakukan KDRT

“Touring di luar sana om, jangan di Indonesia.” tulis salah satu netizen. 

“Cek berapa motor moge di Indonesia yang full papper, adakah separonya? Mintamu tidak dibarengi perilakumu,” sahut yang lain. 

“Orang kaya mulai pada ngaco,” timpal lainnya. 

Load More