/
Kamis, 12 Januari 2023 | 19:30 WIB
Polisi simulasi demo lawan anak-anak SD. [Istimewa]

Simulasi pengamanan aksi memang sering digelar aparat kepolisian. Namun, simulasi kali ini justru membuat warganet kesal.

Pasalnya, simulasi itu dilakukan polisi dengan melibatkan anak-anak SD. Yah, dari unggahan akun @fakta.indo, terlihat video berdurasi beberapa detik itu memperlihatkan anak-anak SD berdiri berhadapan dengan barikade polisi.

Anak-anak itu menendang beberapa tameng. Seolah mereka benar-benar berada di sebuah kerusuhan.

Ada juga suara seorang pria yang diduga anggota kepolisian, meminta anak-anak itu menyerbu. Suara itu terdengar di barisan.

"Lagi-lagi wey," kata salah satu anggota polisi yang terekam di video, dikutip Kamis (12/01/2023).

Di video itu juga, ada suara lain terdengar. Diduga suara itu berasal dari si perekam video.

Ia menyebut anak-anak SD yang menyerbu barikade itu anarkis. Hal itu dikatakan berulang kali.

"Anarkis, anarkis guys," ucapnya.

Video yang beredar itu lantas mendapatkan tanggapan dari warganet. Banyak dari mereka menganggap hal itu justru tak mendidik sama sekali.

Baca Juga: Lakukan Pelecehan Seksual ke Remaja di Kamar Kost, Yanto Kuli Bangunan Jadi Bulan-bulanan Warga Manggarai Selatan

"Bukan simulasi kalo sama anak SD, itu mah mendidik dia untuk menjadi anarkis ketika nanti sudah besar," tulis akun @um**** sekaligus memberi emoji tertawa pada komentarnya.

"Nah gitu dong diajarin, gimana cara anarkis sejak dini," kata akun @na******  meninggalkan emoji tertawa.

"Molotovnya mana wey," kata akun @de***** sekaligus memberi emoji kobaran api.

"Itu bocah lohh kalian polisi itu sehat ?? Stimulasinya kalian ?? Salah lawan loh kalian," timpal akun @mr*******

"Simulasi ke anak² smk dan kuliah dong pak," kata akun @ca******.

Load More