Kabar bahagia tengah menyelimuti Peggy Melati Sukma yang telah menikah dengan Reza Abdul Jabbar.
Diketahui Reza Abdul Jabbar ini merupakan seorang pengusaha sapi asal Indonesia yang memiliki tanah beberapa hektar di New Zealand dan juga sebagai imam besar di masjid yang berada di Selandia Baru.
Fakta mengenai pernikahan mereka disampaikan pertama kali oleh Arie Untung melalui wawancaranya dengan Peggy Melati Sukma dan Reza Abdul Jabbar di akun YouTube Cerita Untungs.
Arie Untung sebagai tetangga dari Peggy Melati Sukma dan teman Reza Abdul Jabbar mengaku kaget dengan kabar bahagia tersebut, sebab tanpa adanya pertemuan dan kedekatan mereka sudah sah menikah.
"Dalam waktu singkat saya dibuat menganga, gara-gara mereka mengabarkan kabar bahagia liat enggak tangan mereka (sudah halal). Kita baru mendengar waktu itu kembali menjadi single fighter," kata Arie Untung kepada Reza Abdul Jabbar.
"Qadarullah Allah beri ujian, Allah ambil istri ana pulang suatu yang buat kita apa yang bisa kita katakan. inilah dunia tempatnya ujian. Singkat cerita seperti itu," timpal Reza Abdul Jabbar.
Reza Abdul Jabbar menceritakan bahwa pernikahannya dengan Peggy Melati Sukma yang terbilang tanpa ada pertemuan dan dengan waktu singkat merupakan rezeki yang telah diberikan oleh sang pencipta. Bahkan menurut pendakwah itu, jodoh seseorang telah digariskan semenjak masih dalam kandungan.
"Ini yang kita katakan bahwa para syeikh menceritakan bagaimana Nabi Muhammad SAW katakan rezeki tidak akan ketukar dan itu iman aqidah sunnah waljannah. Rezeki antum tidak akan ketukar dan demikian rezeki ana, dan ini Allah sudah tulis di Lauhul Mahfudz 50 ribu tahun sebelum ruh kita ditiupkan, ya inilah dia. Tidak pernah ada hubungan, tidak pernah tau, tidak pernah ketemu, beda dunia," ungkap dia.
Sementara itu, Peggy Melati Sukma yang kini telah aktif berdakwah itu juga menjelaskan kisah pertemuannya dengan sang suami melalui jalan Allah.
Baca Juga: Venna Melinda Tolak Ajakan Berhubungan Badan, Ferry Irawan Ancam Sebar Video Syurnya
"Allah amanahi jalan dakwah ini, Allah amanahi banyak aktivitas keumatan dan alhamdulillah, Allah kasih teteh sendiri kan dan ternyata itu yang juga dijalani sama abang bulan-bulan terakhir ini beliau sendirian menjalankan amanah itu, alhamdulillah Allah pertemukan dalam tatanan yang sama, menyandang status yang sama, memiliki visi misi yang sama, sama-sama menuju Allah dan Rasulullah membangun generasi islam," tutur Peggy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar