/
Rabu, 08 Maret 2023 | 13:12 WIB
Kepala Desa, Desa Sigerongan, Dian Siswadi. ([Istimewa / Suarabali.id])

Aksi kepala desa (Kades) di Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat, Dian Siswadi benar-benar menjadikan dirinya sosok yang viral dan banyak dibicarakan.

Pasalnya ia punya cara khusus untuk promosi desanya dengan mendandani dirinya sendiri seperti anak Punk.

Betapa tidak, Kepala Desa ini memiliki gaya rambut mohawk dan dicat merah layaknya anak punk

Pak Kades ini mengaku mencukur rambutnya dengan gaya mohawk menyerupai anak punk demi promosi desa.

Hal ini karena menurutnya, di desanya tidak ada potensi pariwisata yang dapat dijual dan diperkenalkan untuk pengunjung.

Hanya saja di desa ini  banyak home industry dari singkong dan usaha ikan cupang

"Kalau potongan rambut itu hanya style, mungkin karena ini daya tarik", aku Siswandi saat dihubungi suara.com, Rabu (7/3/2023)

Gaya rambutnya pun menjadi viral. Beragam komentar didapatkan, namun hal itu dianggap hal yang biasa dan ia pun tidak melarang orang berpendapat.

"Ada mengatakan mirip preman, mirip anak punk ada juga yang bilang jangan lihat buku dari covernya,” akunya.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, El Rumi Sempat Pacari Amanda Manopo, Putus Secara Misterius

Sampai dengan hari ini, Siswandi mengakui jika potongan rambutnya akan tetap dipertahankan sampai nantinya sudah bosan.

"Ya masih sampai sekarang potongan rambut seperti itu,” akunya.

Setelah gaya rambutnya viral, Siswandi juga mendapatkan informasi akan dipanggil oleh Dinas Pemerintah Desa untuk dimintai keterangan.

Namun  dirinya akan mempertanyakan tujuan pemanggilan.

"Saya tahu dengar dari salah satu media katanya mau manggil, tapi kan tidak ada regulasi dan aturan yang mengatur rambut kepala desa. Kalau mau ada pemanggilan pemerintah daerah harus membuat dinas tata kelola rambut kepala desa baru bisa memanggil kepala desa yang memiliki rambut berbeda, selama tidak  aturan tidak boleh memanggil,” katanya.

Kontributor: Toni Hermawan

Load More