Kemunculan Putri Ariani yang mendapatkan golden buzzer di America's Got Talent dari Simon Cowell menjadi sorotan banyak orang termasuk artis tanah air.
Sebut saja Kiky Saputri yang ikut mengomentari soal Putri Ariani.
Komika ini kasihan dengan Putri Ariani karena munculnya pejabat-pejabat yang memberikan penghargaan pada Putri setelah berhasil lolos di ajang bergengsi itu.
Lewat Twitter, Kiky menuliskan percakapan seorang pria dan perempuan soal Putri Ariani.
Alih-alih mengucap selamat dan merasa bangga, dalam percakapan itu justru merasa kasihan Putri Ariani.
Dalam percakapan tersebut, Putri sudah ditunggangi kepentingan politik para pejabat elit.
"P : Kasian Putri Ariani, punggungnya pasti kecapean. W : Hah? Kenapa emang? P : Itu.. ditunggangi kepentingan politik. Huwaaaah.. enel ughaaa," tulis Kiky Saputri pada postingannya, Rabu (14/6/2023).
Warganet pun setuju dengan Kiky Saputri dan menyinggung para pejabat yang sudah menggandeng Putri Ariani.
"Bakalan sibuk mondar mandir dapet hadiah dari pejabat nih keknya, Putri A kalau rekeningnya gak muat, nanti tak kasih rekeningku. Masa kampanye gini pejabat pada bakar duit. Siap-siap aja Putri dijilat sana sini," komentar netizen.
Baca Juga: Asisten Nikita Mirzani Geram Lolly Panggil Emaknya Dia dan Orang Itu
"Begitulah kira-kira tradisi dan adat istiadat para pemungka jabatan di negeri sebrang kak," celetuk netizen lain.
Seperti diketahui, penyanyi Ariani Nisma Putri. Lahir di Riau pada 31 Desember 2005.
Putri Ariani dikenal sebagai penyanyi pop solo yang membanggakan dengan keterbatasannya sebagai tunanetra.
Putri Ariani juga pandai memainkan alat music seperti Piano dan Flute.
Putri Ariani sendiri sebenarnya sudah pernah ikut Indonesia's Got Talent musim kedua hingga The Voice Kids Indonesia musim kedua.
Dia sudah memiliki album sendiri berjudul Melihat dengan Hati yang rilis pada 16 Oktober 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026