Selebgram dan pemilik usaha skincare, Shindy Samuel, mengungkapkan momen sulit dalam hidupnya saat mengalami kenaikan berat badan yang signifikan saat hamil anak kedua, yang kemudian berujung pada keguguran.
Shindy mengakui bahwa saat hamil, nafsu makannya meningkat drastis, bahkan mampu makan delapan kali sebelum pukul 11.00 WIB.
"Itu saat hamil anak kedua tapi sempat keguguran. Itu (berat badan) jadinya 155 kilogram dari 110," tutur Shindy.
Meskipun kebiasaan makan berlebihan tersebut terjadi hanya saat masa kehamilan, berat badannya tidak kembali normal setelah melahirkan.
Olahraga dan diet pun tidak membantu untuk menurunkan berat badan Shindy. Metode klasik yang dicoba untuk mengurangi berat badan juga tidak berhasil di tubuhnya.
Hal ini mendorong Shindy Samuel untuk akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi Bariatrik, yang merupakan prosedur pemotongan pada lambung dan usus. Pasca operasi, berat badannya berangsur menurun.
Kini, berat badan Shindy Samuel berada di angka 110 kilogram dari sebelumnya 140 kilogram, yang berarti ia telah berhasil menurunkan 34 kilogram setelah menjalani operasi.
Suami Shindy, aktor Rendy Samuel, juga mengonfirmasi perubahan ini dan mengungkapkan bahwa selama masa kehamilan, Shindy mengalami peningkatan nafsu makan yang luar biasa.
Rendy bahkan merasa kewalahan untuk memenuhi ngidam istrinya, karena jika keinginan makanannya tidak terpenuhi, Shindy bisa langsung merasa tidak nyaman dan bahkan demam.
Baca Juga: Lakukan Operasi Bariatrik, Berat Badan Shindy Samuel Pernah Capai 155 Kg!
"Bunda itu ketika proses hamil makannya banyak. Jadi pernah dia ngidam minta bubur di jalanan, terus aku 'Ya sudah nanti ya bun, habis ini aku harus ini dulu', tapi dia 'Nggak, nggak aku mau sekarang," ungkap Rendy Samuel.
"Terus panas badannya. Akhirnya kita beli bubur buru-buru. Dia makan, turun demamnya," sambungnya.
Melalui perjuangan dan operasi Bariatrik, Shindy Samuel berhasil mencapai penurunan berat badan yang signifikan, mengatasi masalah kesehatan dan mencapai bentuk tubuh yang lebih sehat.
Semoga keputusan yang diambilnya dapat memberikan inspirasi bagi orang lain yang menghadapi tantangan serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung