Provinsi Kalimantan Timur masih menjadi salah satu provinsi yang terkenal dengan rumah adatnya.
Hal itu lantaran rumah adat asal Kalimantan Timur ini memiliki ciri khas yang menarik serta memiliki makna yang unik.
Ada banyak arsitektur unik khas rumah adat Kalimantan yang berbeda-beda, seperti dari segi warna, bangunan, model, hingga materialnya.
Dikutip dari beberapa sumber, berikut daftar 5 rumah adat khas Kalimantan Timur:
1. Rumah adat Lamin
Rumah adat Lamin merupakan rumah adat yang biasa dihuni oleh masyarakat suku Dayak.
Rumah adat ini memiliki ukuran yang cukup besar yakni 300 m dengan lebar 15 m dan tinggi 3 m.
Keunikan rumah adat ini adalah bentuk rumahnya yang memanjang dan menggunakan jenis kayu ulin.
Rumah adat Lamin juga memiliki hiasan unik yang berada di ujung atap dan bawah rumah.
Baca Juga: Kalahkan TREASURE, NCT Dream Raih Kemenangan ke-4 Lagu ISTJ di Music Bank
Bahkan, jumlah anak tangga di rumah adat ini juga disesuaikan menurut kepercayaan suku Dayak yakni angka ganjil seperti 7,9, dan 11.
2. Rumah adat Paser
Rumah adat Paser juga sama seperti Lamin yang berbentuk panggung.
Tetapi perbedaan keduanya ada pada ketinggian rumah yang hanya berjarak 2 meter saja dari permukaan tanah.
Rumah adat ini juga dibangun dengan menggunakan daun nipah atau kulit pohon sungkai pada bagian atapnya.
3. Rumah adat Betang
Rumah adat selanjutnya yakni Betang di mana rumah ini memiliki panjang sekitar 150 meter.
Rumah adat Betang terdiri dari 35 pintu di setiap gerbang yang ditempati 1 rumah tangga.
Rumah adat ini biasanya ditinggali oleh 5-6 kepala keluarga.
Ciri khas dari rumah ini adalah memanjang dengan ukuran sekitar 100-150 meter, lebar 50 meter dan tinggi 5 meter.
4. Rumah adat Bulungan
Rumah adat ini memiliki arsitektur yang dipengaruhi oleh kegiatan perdagangan hindia Belanda di Kalimantan.
Ciri khas dari rumah adat ini adalah memiliki ornamen bunga atau tumbuhan tropis serta tanduk dalam atapnya.
Dahulu, rumah adat ini berfungsi sebagai tempat untuk pertemuan penting pada masa kesultanan Bulungan.
5. Rumah adat Eweang
Sama seperti rumah adat lainnya, suku dayak Wahea juga memiliki rumah adat berbentuk panggung bernama Eweang.
Eweang merupakan rumah-rumah panggung tinggi yang saling terhubung dengan jembatan dan biasa disebut dengan teljung.
Jembatan ini difungsikan sebagai penghubung antar sesama suku.
Atap rumah adat ini banyak menggunakan seng dan seluruh rumahnya terbuat dari kayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Selasa 24 Februari 2026
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang