Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak keragaman budaya.
Salah satu budaya yang masih lestari hingga saat ini adalah alat musik khasnya.
Kalimantan Timur memiliki banyak jenis alat musik yang berbeda-beda cara penggunaannya.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar 5 alat musik khas Kalimantan Timur:
1. Uding
Alat musik ini berukuran kecil dengan diameter 2-3 cm saja dan panjang 20 cm.
Kemudian bagian ujung dari alat musik Uding ini memiliki rongga yang berisi biji kayu.
Cara penggunaan dari alat musik ini cukup unik yakni dengan cara dipukul.
Caranya, pemain Uding memegang alat musik ini dengan dua jari lalu membuka mulut seperti berbicara huruf A.
Baca Juga: Daftar Top Skor Sementara BRI Liga 1 2023/2024, Penyerang Arema FC di Puncak
Posisikan alat ini melintang di mulut sambil memetik ujungnya dengan jari tangan yang lain hingga bergetar dan mengeluarkan suara.
2. Sampe
Alat musik tradisional khas suku Dayak lainnya adalah Sampe.
Seperti gitar, alat musik sampe ini digunakan dengan cara dipetik.
Biasanya, Sampe dimainkan dalam sebuah acara adat sebagai bentuk hiburan.
3. Jatung Adau
Suku Dayak memiliki alat musik tradisional bernama Jatung Adau.
Jatung Adau ini merupakan alat musik membranofon yang berasal dari suku Dayah Kenyah.
Ada banyak sebutan untuk alat musik ini seperti Tawung dari Suku Dayak Modang, Tubung dari Suku Dayak Kebahan, san Prahil dari Suku Dayak Tunjung.
Alat ini dibuat dari kayu adau dan membrannya dibuat dari kulit lembu hutan atau kulit kijang yang diikat menggunakan rotan.
4. Gemer
Gemer bisa juga disebut gendang khas suku Dayak yang terbuat dari batang kayu ditutup dengan kulit binatang.
Selanjutnya, kulit itu diberi lubang pada sisi lainnya dan dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan.
Sama seperti Sampe, alat musik Gemer biasa dimainkan untuk upacara adat atau pengiring pementasan tari tradisional khas Kalimantan Timur.
5. Gambus
Seperti gitar dan Sampe, alat musik Gambus juga dimainkan dengan cara dipetik.
Gambus memiliki dawai 6 yang tidak jauh berbeda dengan mandolin.
Gambus awalnya berasal dari Timur Tengah yang kemudian dibawa oleh pedagang melayu sampai ke pesisir Kalimantan Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana