Suporter Tim Juku Eja di Kota Makassar tengah bersiap berangkat ke Bali. Untuk menyemangati PSM Makassar yang akan menghadapi Yangon United di laga perdana AFC Cup 2024.
Duel antara PSM Makassar versus Yangon United bakal berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Bali, pada Rabu 23 Agustus 2023, mendatang.
Kesiapan suporter PSM dari Kota Makassar ke Bali telah dikonfirmasi oleh Sekjen The Maczman, Mustafa.
Mustafa mengatakan, puluhan anggota The Maczman di Makassar sudah pasti akan berangkat ke Stadion I Wayan Dipta, Bali.
“Jadi teman-teman sudah pasti ada yang berangkat yang kita maksimal The Maczman zona Bali,” kata Mustafa.
Pihaknya pun saat ini sudah melakukan pendataan terkait anggota The Maczman yang berencana berangkat ke Bali untuk memberi dukungan kepada Pasukan Ramang.
“Bidang internal kita sedang membuka registrasi siapa-siapa yang mau berangkat, sampai sekarang belum ada fix sebatas absen dulu, karena harus izin dari tempat kerjanya, mereka mulai masukkan izin,” ujarnya.
Kuota Tiket
Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan kuota tiket untuk suporter Tim Juku Eja jelang laga melawan Yangon United di AFC Cup 2024.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-10, Ariana Grande Akan Rilis Ulang Album Yours Truly
Kuota tiket untuk suporter Juku Eja itu, kata Sulaiman, tetap akan dikelola langsung oleh manajemen PSM Makassar.
Saat ini, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan panitia pelaksana pertandingan untuk mengeluarkan kuota tiket beserta harganya.
“Tetap manajemen PSM yang kelola, tapi kita koordinasi dengan panpel setempat. Hari ini kita matangkan persiapannya. Insya Allah besok sudah bisa kita jelaskan teknisnya,” ujar Sulaiman
Ia pun mengatakan, keputusan soal kuota dan harga tiket untuk suporter PSM tersebut akan diumumkan pihaknya paling lambat Senin 21 Agustus 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan