Sosok pemain sepak bola kelahiran Belgia yang memang keturunan Indonesia-Belanda ini pulang kampung ke Surabaya setelah masuk dalam daftar pemain yang dipanggil Timnas untuk FIFA Match Day.
Ia adalah Sandy Walsh yangs elama ini bermain bersama klub Belgia KV Mechelen.
Ia kembali pulang ke tanah air tanpa didampingi keluarganya.
FIFA Match Day sendiri akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/9/2023) mendatang.
Saat ini Sandy Walsh yang sudah berusia 28 tahun itu sudah bergabung dengan Marc Klok dan kawan-kawan dalam pemusatan latihan.
Sandy Walsh yang lahir di Brussel, Belgia 14 Maret 1995 itu mengaku dirinya tidak didampingi keluarga karena keluargaya telah lebih dulu ke Surabaya dan melihat makam kakeknya.
"Keluarga saya tidak datang karena mereka harus bekerja, mereka akan melihat saya melalui siaran televisi, streaming atau apapun itu," tuturnya, Kamis (7/9/2023).
Rencananya Sandy Walsh akan melakukan debutnya di Surabaya, maka kini ia menjaga kesehatannya.
"Saya sangat bersemangat, sangat senang berada di sini kembali bersama tim. Saya akan berlatih sedikit tenang dan jika ada kesempatan saya akan membuat debut," lanjutnya.
Baca Juga: Pemain Bali United Asal NTT Ini Lulus S2, Berencana Lanjut S3 Dan Mimpi Jadi Dosen
Ia pun berjanji akan menampilkan yang terbaik saat melawan Tukmenistan dan membawa Indonesia pada rangking FIFA.
“Itu tujuan saya dalam pertandingan nanti," ujarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan