Sate Payau menjadi salah satu makanan khas dari Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang namanya cukup populer oleh wisatawan.
Sate Payau merupakan sate yang terbuat dari daging rusa dan terbilang sudah langka ditemukan.
Hal itu karena rusa menjadi salah satu satwa yang dilindungi oleh pemerintah.
Kendati demikian, masih ada beberapa acara festival dan kesenian di Kalimantan Timur yang menyediakan makanan khas ini.
Makanan khas Kutai Kartanegara ini memiliki rasa manis, gurih dan lembut teksturnya meski dari daging rusa.
Lantas bagaimana cara membuatnya? Berikut penjelasannya:
Bahan-bahan
500 gram daging rusa yang sudah dipotong dadu secukupnya
3 sdm minyak goreng
Bahan bumbu saus
Baca Juga: Dipanggil Kaesang oleh Ibu-ibu saat Rakernas PDIP, Gibran Cuma Bisa Mesem: Beda Partai, Bu!
5 buah cabai merah keriting
2 siung bawang putih
1 butir tomat
1 sdm irisan gula merah
1 sdt garam
3 sdm kecap manis
4 sdm minyak goreng
Cara membuat
1. Siapkan daging rusa yang sudah dipotong dadu sesuai selera dan disisihkan.
2. Rebus cabai merah keriting, bawang putih, dan tomat sampai layu lalu angkat dan tiriskan.
3. Setelah matang haluskan bersama gula merah dan garam dan campur dengan kecap manis dan minyak goreng.
4. Campurkan bahan bumbu dan aduk bersama daging rusa, lalu diamkan selama 20 menit.
5. Tusuk-tusuk daging ayam dengan tusukan sate sesuai selera dan bakar sate di atas bara api sampai matang.
6. Olesi tusukan sate dengan campuran bumbu dan jika sudah matang, sajikan sate selagi hangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?
-
Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar
-
Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974