Suara.com - Indonesia berhasil mengalahkan Cina dan India sebagai negara yang paling menarik di mata perusahaan Jepang untuk melakukan bisnis. Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan oleh Japan Bank for International Cooperation (JBIC).
“Salah satu daya tarik Indonesia adalah jumlah tenaga kerja yang banyak serta pangsa pasar yang luas. Situasi politik di Indonesia memang tidak menentu jelang pemilu namun hal ini tidak seberapa dibandingkan konflik yang terjadi di Bangkok,” kata Wellian Wiranti, ekonomis dari Oversea-Chinese Banking Corp, yang pernah bekerja di Bank Sentral Singapura dan Dana Moneter Internasional.
Upah buruh yang murah juga menjadi salah satu keuntungan bagi Indonesia. Medan, kota terbesar keempat di Indonesia, juga mendapatkan keuntungan terkait penetapan upah minimum di Malaysia.
“Keputusan upah minimum Malaysia membuat upah buruh di Medan jauh lebih murah dan jarak antara Kuala Lumpur dengan Medan hanya setengah jam naik pesawat,” ujar Kenichi Tomiyoshi, Presiden Direktur Japan External Trade Organization.
Salah satu contoh daya tarik Indonesia dalam melakukan bisnis sudah dilakukan oleh Sagami Electronics Corp yang membuka cabang di Medan dengan mendirikan PT Sagami Indonesia. Keputusan itu diambil karena upah buruh di Medan jauh lebih murah dibandingkan dengan upah buruh di Cina. Selain itu, PT Sagami Indonesia bisa mendapatkan dukungan penuh dari cabang mereka di Kedah, Malaysia. (Bloomberg)
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?