Suara.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengekspor sedan Vios ke sembilan negara di Timur Tengah.
"Toyota Indonesia untuk petama kalinya mengekspor sedan ke negara-negara di Timur Tengah," kata Preskom TMMIN yang juga Managing Officer Toyota Motor Corporation Hiroyuki Fukui, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/3/2014) seperti dilansir Antara.
Sembilan negara tersebut adalah Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, dan Yaman. Pada tahap awal TMMIN akan mengekspor 1.000 unit per bulan dan akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 3.000 unit per bulan.
Dengan ekspor Vios tersebut, kata Fukui, Toyota menjadi perusahaan otomotif pertama di Indonesia yang mengekspor sedan ke berbagai negara.
Kata Presdir TMMIN Masahiro Nonami, sedan Vios yang diekspor ke negara-negara di Timur Tengah tersebut dikenal dengan nama "Yaris sedan." "Ekspor ini membuka lembaran baru dalam sejarah kami, dengan mengekspor sedan dalam jumlah besar," katanya.
Ia mengatakan ekspor sedan tersebut merupakan bagian dari rencana TMMIN untuk meningkatkan ekspor sekitar 30 persen pada 2015 dibanding 2013. Selama ini TMMIN telah memproduksi dan mengekspor sejumlah mobil antara lain kendaraan serbaguna (MPV) Kijang Innova, kendaraan sport (SUV) Fortuner.
Tahun lalu ekspor mobil TMMIN mencapai sekitar 118.000 unit yang diekspor ke berbagai negara termasuk kawasan ASEAN, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin.
"Kami mengharapkan terus dukungan pemerintah untuk meningkatkan daya saing antara lain dengan peningkatan pembangunan infrastruktur termasuk jalan dan pelabuhan Cilamaya," katanya.
Indonesia merupakan salah satu basis produksi Toyota di dunia dan melalui TMMIN, Toyota memiliki kapasitas produksi hingga 250.000 unit per tahun. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar