Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan akan menghadiri World Coral Reef Conference (WCRC) atau konferensi terumbu karang tingkat dunia di Manado, Sulawesi Utara, pada 14-17 Mei 2014.
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan, WCRC akan dihadiri oleh antara lain anggota Coral Triangle Initiative (CTI) seperti Papua Nugini dan Kepulauan Solomon.
“Ini adalah tindak lanjut dari World Ocean Conference,” kata Agung, seperti dilansir dari laman Setkab.go.id, Rabu (16/4/2014).
WCRC merupakan tindak lanjut dari World Ocean Conference dan Coral Triangle Initiatives pada 2009, dan menghasilkan deklarasi Manado dan berhasil menarik kepedulian perlunya keberadaan terumbu karang bagi kehidupan.
Agung mengatakan bahwa WCRC merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas dalam pemanfaatan serta pengelolaan terumbu karang secara lestari dan berkelanjutan. Diharapakan negara yang memiliki terumbu karang seperti Amerika Serikat dan Australia hadir dalam konferensi tersebut.
“Memelihara dan merawat pantai yang memiliki terumbu karang seperti Indonesia dan anggota CTI. Lalu apa kelanjutannya terutama dalam terumbu karang agar jangan rusak akan dirumuskan,” tegas Agung.
Diharapkan dengan WCRC dapat dirumuskan langkah-langkah nyata untuk perlindungan terumbu karang. Agenda utama dalam WCRC antara lain adalah business forum, exhibition, blue carbon symposium, The Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries dan food security serta ministerial meeting.
Berita Terkait
-
Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir
-
Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga
-
Rayakan Harkitnas, BRI Manado Perkuat Literasi Keuangan dan Digital di Sulawesi Utara
-
Penyaluran KUR BRI Regional Manado Tembus Rp1,5 Triliun di April 2026
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor