Lifestyle / Food & Travel
Senin, 06 Juli 2026 | 16:55 WIB
Potret Terumbu Karang di Ekosistem Laut (Pexels/Tom Fisk)

Suara.com - Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem laut yang memiliki peran penting bagi kehidupan di wilayah pesisir. Selain menjadi habitat bagi ribuan spesies biota laut, terumbu karang juga berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi, membantu menjaga keseimbangan iklim, serta menopang perekonomian melalui sektor perikanan dan pariwisata, sebagaimana dilansir dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (28/6/2026). 

Namun, keberadaan terumbu karang kini menghadapi berbagai ancaman. Pencemaran, perubahan iklim, hingga aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan menyebabkan banyak kawasan terumbu karang mengalami degradasi. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah rehabilitasi guna mengembalikan fungsi ekosistem tersebut.

Salah satu metode yang diterapkan adalah pemasangan substrat karang, yakni media buatan yang berfungsi sebagai tempat menempel dan tumbuhnya fragmen karang. Dengan cara ini, proses regenerasi terumbu karang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan jika hanya mengandalkan pemulihan secara alami.

2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu

Upaya rehabilitasi tersebut kini dilakukan di perairan Kepulauan Seribu. Dilansir dari Berita Jakarta (28/6/2026), sebanyak 2.671 unit substrat karang dipasang sebagai bagian dari program rehabilitasi ekosistem pesisir. Ribuan substrat itu diharapkan menjadi media bagi pertumbuhan koloni karang baru sehingga tutupan terumbu karang di kawasan tersebut dapat meningkat secara bertahap.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus rangkaian perayaan World Ocean Day dan Coral Triangle Day. Pemasangan substrat dilakukan di beberapa lokasi, yakni Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Payung, yang menjadi kawasan prioritas dalam upaya pemulihan ekosistem pesisir.

Target Pulihkan Lima Hektare Terumbu Karang pada 2030

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan bahwa transplantasi karang merupakan salah satu dari tiga program utama yang dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Aksi Konservasi dan Rehabilitasi Pesisir Provinsi DKI Jakarta 2026.

Menurutnya, pemulihan terumbu karang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak pada peningkatan produktivitas sektor perikanan dan pariwisata bahari di kawasan pesisir.

Baca Juga: Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

"Pemulihan terumbu karang akan memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan dan pariwisata bahari di wilayah pesisir Jakarta. Target kita lima hektare terumbu pulih pada 2030," ujar Hasudungan.

Ia menambahkan bahwa upaya konservasi laut merupakan bagian dari visi pembangunan Jakarta yang lebih berkelanjutan.

"Karena kita percaya menjaga laut adalah menjaga Jakarta. Dari pesisir, kita bergerak menuju era baru Jakarta yang biru, lestari, dan sejahtera," tuturnya.

Load More