Suara.com - Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem laut yang memiliki peran penting bagi kehidupan di wilayah pesisir. Selain menjadi habitat bagi ribuan spesies biota laut, terumbu karang juga berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi, membantu menjaga keseimbangan iklim, serta menopang perekonomian melalui sektor perikanan dan pariwisata, sebagaimana dilansir dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (28/6/2026).
Namun, keberadaan terumbu karang kini menghadapi berbagai ancaman. Pencemaran, perubahan iklim, hingga aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan menyebabkan banyak kawasan terumbu karang mengalami degradasi. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah rehabilitasi guna mengembalikan fungsi ekosistem tersebut.
Salah satu metode yang diterapkan adalah pemasangan substrat karang, yakni media buatan yang berfungsi sebagai tempat menempel dan tumbuhnya fragmen karang. Dengan cara ini, proses regenerasi terumbu karang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan jika hanya mengandalkan pemulihan secara alami.
2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu
Upaya rehabilitasi tersebut kini dilakukan di perairan Kepulauan Seribu. Dilansir dari Berita Jakarta (28/6/2026), sebanyak 2.671 unit substrat karang dipasang sebagai bagian dari program rehabilitasi ekosistem pesisir. Ribuan substrat itu diharapkan menjadi media bagi pertumbuhan koloni karang baru sehingga tutupan terumbu karang di kawasan tersebut dapat meningkat secara bertahap.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus rangkaian perayaan World Ocean Day dan Coral Triangle Day. Pemasangan substrat dilakukan di beberapa lokasi, yakni Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Payung, yang menjadi kawasan prioritas dalam upaya pemulihan ekosistem pesisir.
Target Pulihkan Lima Hektare Terumbu Karang pada 2030
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan bahwa transplantasi karang merupakan salah satu dari tiga program utama yang dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Aksi Konservasi dan Rehabilitasi Pesisir Provinsi DKI Jakarta 2026.
Menurutnya, pemulihan terumbu karang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak pada peningkatan produktivitas sektor perikanan dan pariwisata bahari di kawasan pesisir.
Baca Juga: Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
"Pemulihan terumbu karang akan memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan dan pariwisata bahari di wilayah pesisir Jakarta. Target kita lima hektare terumbu pulih pada 2030," ujar Hasudungan.
Ia menambahkan bahwa upaya konservasi laut merupakan bagian dari visi pembangunan Jakarta yang lebih berkelanjutan.
"Karena kita percaya menjaga laut adalah menjaga Jakarta. Dari pesisir, kita bergerak menuju era baru Jakarta yang biru, lestari, dan sejahtera," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Fenomena Udang Naik ke Daratan Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ekosistem Sungai, Mengapa?
-
3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam
-
5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan
-
4 Rekomendasi Body Mask Lokal untuk Kulit Lembut Cerah Merata, Lengkap dengan Review
-
Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya
-
5 Eye Cream Lokal untuk Hilangkan Garis Halus dan Kerutan, Lengkap dengan Review
-
Feng Shui Letak Meja Makan di Rumah yang Tepat agar Rezeki Keluarga Mengalir Deras
-
Tak Sekadar Komunitas Wibu, Wibufest Bantu Penggemar Budaya Jepang Temukan Teman Sehobi
-
5 Rekomendasi Sepatu ASICS untuk Trail Run, Lari Aman di Medan Ekstrem
-
7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga