Suara.com - Pengamat ekonomi Aviliani resmi mengajukan pengundurun diri sebagai Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan selanjutnya dia akan menempati posisi yang sama pada PT Bank Mandiri Tbk.
Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan BRI, Budi Satria menyebutkan Aviliani telah mengajukan pengunduran diri sebagai Komisaris Independen BRI, sebagaimana surat permohonan yang diajukan oleh bersangkutan pada 23 Mei 2014.
Aviliani diangkat sebagai Komisaris Independen BRI pada 28 Maret 2012. Sebelumnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri pada Rabu (21/5/2014) memutuskan mengangkat Aviliani sebagai Komisaris Independen bank BUMN itu.
Perempuan 53 tahun itu memulai karirnya sebagai dosen di Perbanas pada 1989 hingga 2002. Dia juga bergabung dengan lembaga peneliti INDEF sejak 1995 hingga sekarang. Di pemerintahan, Avialiani adalah Sekretaris Komite Ekonomi Nasional. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara