Suara.com - Perusahaan pembuat mobil asal Jerman, Volkswagen akan membangun dua pabrik baru di Cina dengan nilai investasi 2,7 miliar dolar Amerika atau sekira Rp3,1 triliun.
Pembangunan dua pabrik tersebut bekerja sama dengan perusahaan otomanufaktur Cina yaitu FAW. Penandatangan kerja sama itu dilakukan antara Kanselir Jerman Angela Merkel dengan Perdana Menteri Cina, Li Keqiang.
Dua perusahaan itu akan membelanjakan masing-masing dua juta euro untuk memperbesar kapasitasnya. Namun, tidak dijelaskan bagaimana proporsional dari investasi untuk pembangunan pabrik yang akan berlokasi di kota Tianjin dan Qingdao tersebut.
Keterangan tertulis dari Volkswagen juga tidak menyebut berapa kapasitas dari dua pabrik yang akan dibangun itu dan kapan akan mulai produksi.
“Dengan investasi ini, Volkswagen melanjutkan komitmennya terhadap pasar otomotif di Cina,” kata Jochem Heizmann, Presiden dan CEO Volkswagen Group China.
Cina merupakan pasar otomotif terbesar di dunia. Pembanguna dua pabrik baru di Cina merupakan upaya Volkswagen untuk memperbesar penjualannya di Cina.
Kanselir Jerman Angela Merkel tengah berada di Cina selama tiga hari dan merupakan kunjungan ketujuhnya ke negeri itu sejak 2005. Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas agenda kerja sama ekonomi antara kedua negara. (AFP/CNA)
Tag
Berita Terkait
-
Semarak Perayaan Peh Cun di Berbagai Daerah Indonesia
-
VW ID. Buzz dan Cara Volkswagen Merawat Warisan VW Kombi di Era Listrik
-
Lighter and Princess: Kesetiaan & Penghianatan yang Dieksekusi Membabi Buta
-
Aktivitas Unik Saat Libur Panjang, Foto Ala Drama Cina Kini Banyak Diminati Anak Muda
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!