Suara.com - Bagi sebagian orang, pensiun dini menjadi momok yang menakutkan. Ada banyak hal yang melintas di pikiran sebelum seseorang memutuskan untuk pensiun lebih awal. Antara lain, berapa banyak uang yang diperlukan untuk tetap bisa hidup setelah tidak lagi bekerja.
Ini tentu bukan pertanyaan yang mudah untuk dijawab. Pada dasarnya, pensiun dini adalah mengkalkulasikan tahun ke depan dalam sebuah rumus. Di Amerika, seseorang yang memutuskan pensiun di usia 30 tahun diperkirakan harus menabung 400 ribu dolar Amerika dalam menpersiapkan pensiun dini.
Apabila anda sudah mengetahui berapa jumlah uang yang diperlukan untuk pensiun dini, maka tinggal dua langkah lagi yang harus dilakukan yaitu mulai menabung dan berhenti mengeluarkan uang secara berlebihan. Karena, hidup bukan hanya untuk memenuhi keinginan anda.
“Saya dan istri mempunyai tujuan yang sama ketika pensiun dini yaitu memiliki uang yang cukup agar bisa tetap melanjutkan gaya hidup kami setelah tidak lagi bekerja,” kata Darrel Fagala, mantan karyawan ExxonMobil Chemical yang pensiun di usia 58 tahun.
Namun, mulai menabung dan berhenti membelanjakan uang tidak semudah yang diperkirakan bagi anda yang ingin pensiun dini. Ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan.
1. Mencari perusaahaan dengan keuntungan lebih
Hal terpenting kedua setelah menabung adalah bekerja di perusahaan yang mempunyai program bagus untuk pensiun dini.
2. Menjadi investor yang bijaksana
Ada sejumlah orang yang memutuskan untuk pensiun dini karena sudah bergelimang uang dari investasi yang dilakukannya. Namun, anda sebagian besar karyawan yang ingin pensiun dini hanya perlu melakukan investasi yang bijaksana dan memilih yang seimbang antara risiko dan imbalan yang didapat.
3. Diversifikasi rekening anda
Investasi dengan bijaksana artinya anda tidak harus terlalu agresif untuk menambah rekening tabungan anda. Yang tidak kalah penting adalah jangan menempatkan semua uang anda dalam satu rekening.
4. Siapkan biaya kesehatan
Apabila anda ingin pensiun dini, maka yang tidak kalah penting adalah untuk menyiapkan dana kesehatan. Di Amerika, rata-rata pensiunan menghabiska dana 5.118 dolar Amerika per tahun untuk biaya kesehatan. Ketika pensiun, anda tidak lagi ditanggung oleh asuransi dari kantor dan harus mengeluarkan uang dari kantong sendiri. Karena itu, diperlukan asuransi kesehatan ketika anda memutuskan untuk pensiun dini.
5. Bicara dengan pasangan anda
Salah satu langkah yang kadang sering dilupakan oleh seseorang yang ingin pensiun dini adalah berbicara dengan pasangannya dan juga keluarga. Mereka harus membahas rencana yang akan dilakukan ketika pensiun dini, harapan yang ingin dicapai serta ketakutan yang akan mereka alami serta bagaimana mereka mengelola peran baru sebagai “pengangguran” dan juga tanggung jawab.
6. Apakah anda benar-benar ingin pensiun
Pertanyaan ini harus anda tanya kepada diri sendiri. Banyak karyawan yang memilih pensiun dini karena tidak bisa bersaing dengan karyawan dengan usia yang lebih muda. Apabila anda bisa mencari cara untuk tetap bisa bersaing dengan karyawan yang usianya lebih muda, maka mungkin anda tidak perlu untuk pensiun dini. (USAToday)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
-
Pernah Jadi Andalan Timnas Indonesia, Kenapa Dallen Doke Pensiun Dini?
-
Siapa Gabriel Han Willhoft-King? Pemain Keturunan Indonesia Resmi Gantung Sepatu Demi Kuliah
-
Pensiun Dini Bukan Lagi Mitos: Gen Z Ubah Aturan Main Dunia Kerja
-
Dirut Baru Bulog Klaim Telah Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian