Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil menembus kembali level 5.100. Pada sesi penutupan perdagangan, Kamis (23/10/2014), IHSG naik sebesar 29,19 poin atau 0,50 persen ke posisi 5.103,52, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 5,25 poin atau 0,61 persen ke posisi 867,71.
"Masih adanya ekspektasi positif terhadap pemerintahan baru kembali menopang IHSG berada di area positif," ujar Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan.
Ia mengharapkan bahwa susunan kabinet yang baru nanti dapat menambah kepercayaan investor pasar modal untuk menginvestasikan dananya dalam saham sehingga IHSG BEI akan kembali meningkat.
Kendati IHSG BEI sedang berada dalam area positif, lanjutnya, namun masih rentan terkoreksi seiring sentimen ke depannya yang masih cukup banyak tantangan dari global, salah satunya kenaikan suku bunga bank sentral AS (Fed rate).
"Setelah sentimen politik mereda, pasar akan mencermati fundamental ekonomi dari dalam negeri dan global," katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 193.959 kali dengan volume mencapai 3,67 miliar lembar saham senilai Rp4,32 triliun.
Sementara efek yang mengalami penguatan sebanyak 176 saham, turun sebanyak 132 saham, dan tidak bergerak nilainya atau stagnan 106 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 70,79 poin (0,30 persen) ke 23.333,18, indeks Nikkei turun 56,61 poin (0,37 persen) ke 15.138,96, dan Straits Times menguat 33,76 poin (1,05 persen) ke posisi 3.236,50. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000
-
Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71
-
Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing