Suara.com - Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto pemerintah tetap menjaga stabilitas harga pangan dan stok pangan menjelang bulan puasa sampai Lebaran.
"Ini kebetulan juga ada Pak Suharso Manoarfa selaku Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden), saya mau meminta agar Presiden dan kementerian terkait untuk dapat menjaga kestabilan harga," kata Setya kepada wartawan di sela-sela inspeksi mendadak ke pasar modern BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (16/6/2015).
Setya mengatakan harga beberapa bahan pokok sekarang sudah naik, namun tidak signifikan, antara tiga persen dan lima persen.
"Memang ada selisih harga antara di Pasar Modern BSD dengan Pasar Induk Kramatjati, namun itu wajar karena ada biaya transportasi," ujarnya.
Setya mengimbau kepada masyarakat agar lebih sabar dan jangan terpancing isu negatif tentang kenaikan harga yang tinggi menjelang Ramadan.
Inspeksi mendadak ini dilakukan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pangan.
Sidak juga diikuti oleh Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon dan Suharso Monoarfa.
Sebelum ke BSD City, mereka inspeksi ke Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
Menteri Maman: Masalah UMKM Bukan Modal, Tetapi Barang Impor China